Keuangan.id – 14 April 2026 | Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Rusia pada 12-13 April 2026 dengan tujuan memastikan kestabilan pasokan minyak nasional di tengah ketegangan geopolitik global.
- Menjamin pasokan minyak tetap stabil untuk kebutuhan dalam negeri.
- Pertemuan bilateral dengan Presiden Vladimir Putin membahas kelanjutan kerja sama sektor energi.
- Kehadiran Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral menegaskan prioritas energi bagi kepentingan jangka panjang.
Rombongan terbatas yang dipimpin Prabowo berangkat dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma menggunakan pesawat Garuda Indonesia. Anggota rombongan termasuk Menteri Energi Bahlil Lahadalia, Menteri Luar Negeri Sugiono, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Perjalanan udara nonstop ke Moskow memakan waktu sekitar 12 jam.
Sesampainya di Moskow, Prabowo menggelar pertemuan dengan Presiden Putin. Diskusi difokuskan pada penguatan kerja sama energi, khususnya upaya menjaga pasokan minyak Indonesia tetap stabil sepanjang tahun. Sekretaris Kabinet menegaskan pentingnya kelanjutan kerja sama dengan Rusia mengingat dinamika pasar energi global yang cepat berubah.
Juru bicara Kementerian ESDM menambahkan bahwa kehadiran Menteri Energi dalam rombongan menandakan komitmen pemerintah untuk memperkuat ketahanan energi nasional. Kunjungan ini dipandang sebagai langkah strategis memperluas peluang kolaborasi energi yang lebih konkret dan berkelanjutan.
Selain pembahasan energi, kedua pemimpin juga menukar pandangan mengenai situasi geopolitik dunia, dengan Indonesia menegaskan komitmen menjaga stabilitas dan perdamaian internasional serta memperkuat kemitraan strategis dengan negara mitra.
Dengan agenda utama menjaga stabilitas pasokan minyak, kunjungan Prabowo ke Rusia mencerminkan upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan energi nasional di tengah ketidakpastian global.











