Keuangan.id – 28 April 2026 | Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan komitmen pemerintah untuk segera menanggapi tragedi kereta yang terjadi di Bekasi Timur dengan memberikan kompensasi kereta kepada para korban dan keluarga mereka.
Investigasi menyeluruh
Pemerintah akan membentuk tim khusus yang terdiri dari aparat keamanan, ahli transportasi, dan lembaga independen untuk melakukan penyelidikan mendalam terkait penyebab kecelakaan. Tim ini diharapkan dapat menyelesaikan investigasi dalam waktu singkat dan mengungkap semua faktor yang berkontribusi.
Percepatan perbaikan sistem keselamatan
Selain kompensasi, Prabowo menekankan perlunya percepatan perbaikan infrastruktur dan prosedur operasional pada jaringan kereta api. Langkah-langkah yang direncanakan meliputi peningkatan pemeliharaan rel, modernisasi sinyal, serta pelatihan ulang bagi masinis dan petugas.
Rencana pendistribusian kompensasi
Program kompensasi akan mencakup bantuan tunai, santunan medis, serta dukungan psikologis. Pemerintah berjanji akan menyalurkan dana secara transparan melalui lembaga sosial resmi, dengan mekanisme klaim yang mudah diakses.
Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan kepercayaan publik terhadap sistem transportasi kereta api dapat pulih, sekaligus memastikan tidak terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.











