Keuangan.id – 26 April 2026 | Perusahaan gas negara, PT Perusahaan Gas Negara (PGN) atau dikenal dengan PGAS, baru-baru ini merilis laporan Kinerja Lingkungan PGN 2025. Laporan tersebut menegaskan bahwa pengelolaan air dan limbah menjadi prioritas utama dalam upaya meningkatkan keberlanjutan operasional.
Strategi energi ramah lingkungan
PGN berkomitmen memperluas penggunaan energi bersih, termasuk gas alam terkompresi dan energi terbarukan pada jaringan distribusi. Targetnya adalah mengurangi intensitas emisi karbon sebesar 30% dibandingkan tahun 2020.
Efisiensi penggunaan air
Penggunaan air dalam fasilitas produksi dan transportasi gas dioptimalkan melalui teknologi daur ulang dan sistem monitor real‑time. Pada akhir 2025, PGN menargetkan penurunan konsumsi air sebesar 20%.
Pengelolaan limbah terpadu
PGN mengimplementasikan program daur ulang limbah cair dan padat, serta mengurangi volume limbah B3 (bahan berbahaya dan beracun). Rencana aksi mencakup peningkatan fasilitas pengolahan limbah di lima lokasi strategis.
| Indikator | Target 2025 |
|---|---|
| Intensitas Emisi CO2 | -30% dari 2020 |
| Konsumsi Air | -20% dari 2020 |
| Limbah B3 | -15% dari 2020 |
Dengan langkah‑langkah tersebut, PGN berharap dapat memperkuat posisi sebagai perusahaan energi yang bertanggung jawab sekaligus mendukung agenda nasional mengenai perubahan iklim dan pengelolaan sumber daya air.











