Keuangan.id – 14 Mei 2026 | Pertandingan tunda pekan ke-34 Liga Inggris antara Crystal Palace dan Manchester City dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 14 Mei 2026, dini hari WIB. Manchester City datang dengan satu misi yang tidak bisa ditawar: menang, dan menjaga tekanan mereka terhadap Arsenal di puncak klasemen Premier League musim 2025/26 tetap hidup.
City memainkan sepak bola yang dibangun di atas dominasi dan kontrol, sementara Palace mengandalkan kecepatan transisi dan ketajaman di setiap momen yang ada. Manchester City di bawah Pep Guardiola mengedepankan penguasaan bola dan umpan-umpan pendek yang presisi, dengan tekanan tinggi saat kehilangan bola sebagai senjata utama mereka.
Prediksi Pertandingan
Prediksi menarik Liga Inggris antara Crystal Palace dan Man City yang akan berlangsung di Selhurst Park pada 14 Mei 2026. Man City dikenal sebagai tim dominan di Liga Inggris, sementara Crystal Palace sering memberikan kejutan, terutama di kandang mereka, Selhurst Park.
Man City, yang dilatih oleh Pep Guardiola, memiliki gaya bermain yang mengutamakan penguasaan bola dan tekanan tinggi. Mereka menjadi penantang utama gelar di Premier League dan kompetisi Eropa. Sementara di sisi lain, Crystal Palace dikenal dengan serangan balik cepat dan pertahanan yang solid, menjadikan mereka lawan yang sulit dihadapi.
Jadwal dan Line Up
Jadwal Liga Inggris Manchester City vs Crystal Palace di Stadion Etihad pada hari Rabu (13/5/2026) waktu setempat atau Kamis (14/5/2026) pukul 02.00 WIB. Laga kontra Crystal Palace merupakan partai tunda yang Man City wajib mendapatkan kemenangan untuk mendekati sang pemuncak klasemen, Arsenal.
Di bawah asuhan Pep Guardiola, tim ini memiliki gaya bermain yang mengutamakan penguasaan bola dan umpan-umpan pendek yang presisi. Mereka memiliki skuad yang dalam dengan banyak pemain kelas dunia di setiap posisi. Crystal Palace dikenal sebagai tim yang mengandalkan kecepatan di sayap dan kemampuan serangan balik yang mematikan.
Pep Guardiola mengaku bahwa dirinya fokus terhadap apa yang bisa dikontrol dari Manchester City. "Crystal Palace adalah fokus utama saya, memikirkan apa yang harus saya lakukan, selalu belajar dari karier saya sebagai manajer," ujar Guardiola.
Dalam laga menghadapi Crystal Palace di Liga Inggris, Pep Guardiola mengungkap akan merotasi skuadnya. Keputusan ini diambil oleh Guardiola dengan melihat kondisi pertandingan dan skuadnya, dengan melihat pertandingan melawan Chelsea di final Piala FA pada hari Sabtu (16/5/2026) dan Bournemouth di Liga Inggris pada hari Rabu (20/5/2026).
Gianluigi Donnarumma akan mengisi posisi penjaga gawang, sedangkan kuartet bek City diisi oleh Matheus Nunes, Ruben Dias, Marc Guehi, dan Rayan Ait-Nouri. Lini tengah Manchester City akan diisi oleh Tijjani Reijnders, dan Nico Gonzalez sebagai double pivot, sedangkan sang kapten, Bernardo Silva akan bertindak sebagai gelandang serang.
Untuk sisi sayap, Savinho dan Jeremy Doku akan berada di kanan dan kiri, serta posisi penyerang tunggal The Citizens akan diisi oleh Erling Haaland.
Pelatih Crystal Palace, Oliver Glasner berujar bahwa dirinya berusaha untuk menikmati pertandingan-pertandingan di pekan-pekan akhir musim 2025-2026. Glasner akan hengkang dari posisi pelatih Palace pada akhir musim ini dan masih berpeluang untuk meraih gelar, lantaran timnya akan berlaga di final Conference League menghadapi Rayo Vallecano pada (28/5/2026).
"Kami menikmati minggu-minggu terakhir musim ini," kata Glasner dalam konferensi pers jelang laga.
Pertandingan ini akan menjadi tantangan bagi kedua tim, terutama bagi Manchester City yang berjuang untuk mempertahankan gelar juara. Faktor kunci dalam pertandingan ini adalah atmosfer Selhurst Park yang dikenal intens, serta tekanan yang dihadapi Manchester City dalam perburuan gelar.
Keduanya akan saling berhadapan dalam pertarungan taktik yang menarik, di mana Crystal Palace akan berusaha membatasi ruang gerak pemain kreatif City dan melancarkan serangan balik.
Dengan demikian, pertandingan ini akan menjadi sangat menarik dan penuh ketegangan, karena kedua tim memiliki kemampuan yang sama-sama kuat dan strategi yang berbeda. Pertandingan ini akan menentukan siapa yang akan menjadi juara Liga Inggris musim 2025/26.











