Keuangan.id – 19 Mei 2026 | Pasar perumahan nasional menghadapi tekanan, membeli rumah makin eksklusif. Data dari OJK dan BI menunjukkan fakta mengejutkan yang perlu diketahui.
- Pertumbuhan penjualan rumah nasional melambat
- Meningkatnya harga rumah dan kredit pemilikan rumah (KPR)
- Daya beli masyarakat melemah
Penjualan rumah nasional melambat seiring meningkatnya harga rumah dan kredit pemilikan rumah (KPR). Data dari OJK menunjukkan bahwa penjualan rumah nasional mencapai Rp 1,4 triliun pada kuartal I 2023, turun 10% dibandingkan dengan kuartal I 2022.
Meningkatnya harga rumah dan KPR juga menyebabkan daya beli masyarakat melemah. Data dari BI menunjukkan bahwa harga rumah rata-rata mencapai Rp 3,5 miliar per unit pada kuartal I 2023, naik 15% dibandingkan dengan kuartal I 2022.
Keadaan ini membuat para developer perumahan harus beradaptasi dengan keadaan pasar yang menurun. Mereka harus meningkatkan kualitas rumah dan menawarkan harga yang kompetitif untuk menarik perhatian pembeli.











