Keuangan.id – 07 Mei 2026 | Industri pergadaian Indonesia mencatat pencapaian baru dengan total pembiayaan mencapai Rp 153,49 triliun pada Maret 2026, melonjak 60,27% dibandingkan tahun sebelumnya.
Faktor Pendorong Pertumbuhan
- Permintaan kredit mikro yang terus meningkat, terutama dari UMKM.
- Kebijakan pemerintah yang memperluas ruang lingkup layanan gadai.
- Adopsi teknologi digital yang mempermudah proses pengajuan dan pencairan.
Data Perbandingan Tahun
| Tahun | Pembiayaan (Triliun Rp) | Pertumbuhan YoY |
|---|---|---|
| 2025 (Maret) | 95,78 | – |
| 2026 (Maret) | 153,49 | 60,27% |
Implikasi Bagi Investor dan Pelaku Industri
Peningkatan signifikan ini membuka peluang investasi yang menarik di sektor keuangan alternatif. Lembaga keuangan dapat memanfaatkan tren tersebut untuk memperluas portofolio produk gadai, sementara pelaku usaha kecil dapat mengakses pendanaan lebih mudah.
Namun, pertumbuhan yang cepat juga menuntut pengawasan yang lebih ketat untuk mengelola risiko kredit macet. Otoritas harus memastikan standar penilaian jaminan tetap ketat.
Secara keseluruhan, pembiayaan pergadaian yang terus meningkat mencerminkan peran penting sektor ini dalam mendukung inklusi keuangan di Indonesia.











