Berita  

Pasar Mobil Listrik di Indonesia: Chery dan Jaecoo Bersaing Ketat

Pasar Mobil Listrik di Indonesia: Chery dan Jaecoo Bersaing Ketat
Pasar Mobil Listrik di Indonesia: Chery dan Jaecoo Bersaing Ketat

Keuangan.id – 13 Mei 2026 | Pasar mobil listrik di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Pada April 2026, penjualan wholesales mobil nasional mencapai 80.776 unit, naik 31,8 persen dibandingkan Maret 2026. Dari total distribusi kendaraan nasional itu, mobil listrik menyumbang sebanyak 14.815 unit, atau sekitar 18,34 persen dari keseluruhan penjualan mobil nasional.

Jaecoo J5 kembali menjadi model EV terlaris di Indonesia pada April 2026, dengan distribusi sebesar 3.179 unit. Di bawahnya, BYD M6 turut mencuri perhatian dengan distribusi 2.472 unit, melonjak signifikan dibandingkan bulan sebelumnya yang hanya berada di angka 523 unit. Sementara itu, Denza D9 juga mengalami peningkatan dengan distribusi mencapai 1.032 unit.

Chery, pabrikan asal China, juga mulai memperkuat posisinya di pasar Indonesia. Dalam dua tahun terakhir, Chery cukup agresif memperluas line up produknya, mulai dari SUV bensin, hybrid, hingga mobil listrik. Strategi tersebut sejalan dengan arah global Chery yang kini mengusung pendekatan “All Powertrain”, yakni tetap menghadirkan pilihan mesin bensin, hybrid, hingga EV secara bersamaan sesuai kebutuhan pasar masing-masing negara.

Di Indonesia sendiri, strategi ini cukup relevan. Sebab pasar otomotif nasional masih berada dalam masa transisi menuju elektrifikasi. Sebagian konsumen mulai tertarik EV, sementara sebagian lain masih memilih hybrid karena dianggap lebih fleksibel untuk penggunaan harian dan perjalanan jarak jauh. Selain itu, meningkatnya perhatian masyarakat terhadap efisiensi bahan bakar juga mulai mendorong minat terhadap kendaraan elektrifikasi, terutama di tengah fluktuasi harga BBM.

Pertumbuhan segmen EV di Indonesia masih berlangsung cukup agresif. Secara total, distribusi mobil listrik sepanjang Januari hingga April 2026 mencapai 47.781 unit, naik 89,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang berada di angka 25.231 unit. Hal ini menandakan minat masyarakat terhadap kendaraan ramah lingkungan masih terus meningkat.

Chery juga terus memperkuat teknologi lewat kerja sama dengan perusahaan besar seperti NVIDIA, Qualcomm, dan CATL untuk pengembangan smart cockpit, AI, hingga teknologi baterai. Dengan demikian, Chery siap bersaing di pasar mobil listrik di Indonesia yang terus berkembang.

Dalam beberapa tahun ke depan, pasar mobil listrik di Indonesia diprediksi akan terus tumbuh. Dengan demikian, persaingan antara produsen mobil listrik seperti Chery, Jaecoo, dan BYD akan semakin ketat. Namun, hal ini juga akan membawa manfaat bagi konsumen, karena mereka akan memiliki lebih banyak pilihan mobil listrik yang berkualitas dan harga yang kompetitif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *