Keuangan.id – 05 Mei 2026 | Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengumumkan bahwa ia telah menampung 28 nama calon direksi Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk masa jabatan 2026‑2030. Empat paket kompetisi terbentuk, masing‑masing berisi tujuh kandidat yang akan bersaing melalui serangkaian evaluasi.
Proses Seleksi dan Tahapan Fit and Proper
Seleksi calon direksi BEI melibatkan beberapa tahap penting:
- Pengajuan dokumen dan profil calon oleh perusahaan sekuritas atau lembaga terkait.
- Pemeriksaan kelayakan administratif oleh OJK.
- Fit‑and‑proper test yang menilai integritas, kompetensi, dan rekam jejak calon.
- Wawancara mendalam dengan komite penilai.
- Penetapan calon terpilih untuk diajukan ke Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) BEI.
Berikut rangkuman paket calon yang sedang diproses:
| Paket | Jumlah Calon |
|---|---|
| Paket A | 7 |
| Paket B | 7 |
| Paket C | 7 |
| Paket D | 7 |
Setelah fit‑and‑proper test selesai, OJK akan menyampaikan rekomendasi kepada dewan direksi BEI. Proses ini diharapkan meningkatkan transparansi dan kualitas kepemimpinan di pasar modal Indonesia, serta memperkuat kepercayaan investor.











