Keuangan.id – 18 April 2026 | Netzme, platform fintech yang berfokus pada inklusi keuangan, kini memperluas perannya ke bidang keberlanjutan dengan mendukung program advokasi Puteri Indonesia 2026. Inisiatif ini dirancang untuk menjadikan kompetisi kecantikan tersebut sebagai contoh model bisnis yang mengintegrasikan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) secara nyata.
ESG menjadi landasan utama dalam upaya transformasi tersebut. Lingkungan menekankan pada pengurangan jejak karbon dan penggunaan sumber daya yang bertanggung jawab; Sosial berfokus pada pemberdayaan perempuan dan komunitas lokal; Tata kelola memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam setiap langkah program.
Program advokasi yang didukung Netzme mencakup tiga pilar utama:
- Edukasi ESG: Workshop dan seminar yang melibatkan peserta Puteri Indonesia, mitra bisnis, serta pemangku kepentingan untuk meningkatkan pemahaman tentang praktik berkelanjutan.
- Inkubator Bisnis Hijau: Penyediaan ruang kerja, mentor, dan akses ke jaringan investor bagi peserta yang mengembangkan usaha dengan nilai tambah lingkungan.
- Pendanaan Berkelanjutan: Skema pembiayaan khusus melalui platform Netzme untuk proyek-proyek yang memenuhi kriteria ESG.
Dengan pendekatan tersebut, diharapkan tercipta dampak ganda: peningkatan kesadaran publik terhadap pentingnya keberlanjutan serta terciptanya lapangan kerja baru di sektor hijau. Selain itu, program ini selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) yang dicanangkan oleh PBB.
CEO Netzme, dalam pernyataannya, menekankan bahwa “Kolaborasi dengan Puteri Indonesia 2026 memberikan peluang unik untuk menginspirasi generasi muda, khususnya perempuan, menjadi agen perubahan yang mampu mengintegrasikan nilai ESG dalam bisnis mereka.”
Langkah ini menandai komitmen kuat Netzme dalam mendukung transisi ekonomi Indonesia menuju masa depan yang lebih hijau, inklusif, dan berkelanjutan.











