Keuangan.id – 28 April 2026 | PT Mandiri Tunas Finance (MTF) mengumumkan persiapan dana sebesar Rp 495 miliar guna menutup kewajiban pokok dan bunga obligasi yang akan jatuh tempo pada Mei 2026. Langkah ini diambil untuk memastikan kelancaran pembayaran kepada pemegang obligasi dan menjaga stabilitas keuangan perusahaan.
Latar Belakang Obligasi
Obligasi yang diterbitkan MTF pada tahun 2021 dengan jangka waktu lima tahun kini mendekati tanggal jatuh tempo. Total nilai obligasi tersebut mencapai hampir Rp 500 miliar, dengan tingkat bunga yang telah disepakati sebelumnya. Kewajiban pembayaran meliputi pokok serta bunga yang harus dilunasi tepat pada waktunya.
Rencana Pendanaan
Untuk memenuhi kebutuhan pelunasan obligasi, MTF merencanakan tiga sumber dana utama: 1) kas internal yang telah dialokasikan khusus untuk obligasi, 2) pinjaman jangka pendek dari bank mitra, dan 3) penerbitan surat berharga tambahan jika diperlukan. Manajemen menegaskan bahwa strategi ini dirancang untuk meminimalkan risiko likuiditas dan mempertahankan kepercayaan investor.
Dampak terhadap Pasar
Langkah MTF dipandang positif oleh pasar modal karena menunjukkan komitmen perusahaan dalam menepati janji keuangan. Analis memperkirakan bahwa pelunasan tepat waktu dapat menurunkan premi risiko pada penerbitan obligasi selanjutnya dan meningkatkan rating kredit MTF di masa depan.
Selain itu, penyelesaian kewajiban ini diharapkan memberi ruang bagi MTF untuk fokus pada ekspansi layanan pembiayaan konsumen dan usaha kecil, yang menjadi inti strategi pertumbuhan perusahaan.











