Messi Diminta Bicara Jujur: Skandal Barcelona yang Membara di Balik Kembali Gagal

Messi Diminta Bicara Jujur: Skandal Barcelona yang Membara di Balik Kembali Gagal
Messi Diminta Bicara Jujur: Skandal Barcelona yang Membara di Balik Kembali Gagal

Keuangan.id – 12 Maret 2026 | Barcelona kembali menjadi sorotan dunia sepak bola setelah munculnya tuduhan bahwa presiden klub, Joan Laporta, menolak kepulangan sang legenda Lionel Messi secara sepihak. Perseteruan internal yang menguat menjelang pemilihan presiden klub pada minggu ini memicu permintaan kepada Messi untuk memberikan keterangan jujur terkait skandal yang menghambat proses kembaliannya ke Camp Nou pada musim panas 2023.

Latar Belakang Perselisihan

Menurut laporan KOMPAS.com, mantan pelatih Barcelona, Xavi Hernandez, mengungkapkan dalam wawancara dengan La Vanguardia bahwa kesepakatan pribadi dan teknis antara Messi dan klub sudah tercapai pada awal 2023. Xavi menyatakan, “Kami berbicara sejak Januari 2023, dan Messi ingin kembali. Kami bahkan sudah mendapat lampu hijau dari LaLiga.”

Namun Xavi menuduh Laporta membatalkan proses tersebut karena khawatir muncul “perang” internal di antara jajaran manajemen. “Presiden mulai menegosiasikan kontrak dengan ayah Leo, tetapi ia yang memutuskan semuanya,” tegas Xavi dalam kutipan yang diangkat oleh Football Espana.

Reaksi Joan Laporta

Joan Laporta membantah tuduhan sebagai “sabotase kepulangan Messi”. Dalam wawancara eksklusif dengan Onze de Esport, Laporta menegaskan bahwa tidak ada satu pun dokumen kontrak resmi yang ditandatangani sebelum persetujuan akhir LaLiga. Ia menambahkan, “Kami menghormati keinginan Messi, namun keputusan akhir harus mempertimbangkan stabilitas klub secara menyeluruh.”

Laporta juga menolak narasi yang dibangun oleh mantan direktur sepak bola, Mateu Alemany, yang sebelumnya mendukung upaya memanggil kembali Messi. “Klaim bahwa saya memblokir proses kembaliannya tidak memiliki dasar faktual,” ujar Laporta.

Implikasi Politik Internal Barcelona

Isu ini muncul tepat saat klub menggelar pemilihan presiden yang akan menentukan arah kebijakan transfer dan manajemen keuangan. Kandidat lain dalam kontestasi mengkritik Laporta, menuduhnya mengutamakan kepentingan pribadi di atas kepentingan tim. Sementara itu, pendukung Messi menuntut transparansi penuh, mengingat nilai komersial sang pemain diperkirakan mencapai ratusan juta euro per tahun.

  • Messi: nilai komersial €150 juta per tahun.
  • LaLiga: memberi lampu hijau pada Januari 2023.
  • Laporta: mengklaim tidak ada kontrak resmi.
  • Xavi: menyebut keputusan Laporta “berdasarkan rasa takut akan konflik”.

Permintaan Keterangan Jujur dari Messi

Sejumlah media internasional, termasuk BBC Sport dan ESPN, menuntut Messi untuk “bicara jujur” mengenai apa yang sebenarnya terjadi di balik pintu tertutup klub. Pada hari Senin, pernyataan resmi Messi yang dikeluarkan oleh agensinya menegaskan bahwa ia selalu siap kembali ke Barcelona bila semua pihak dapat menyepakati persyaratan yang adil.

“Saya tidak ingin menjadi bahan spekulasi politik,” kata Messi melalui pernyataannya, “Jika ada pihak yang menghalangi, saya berharap mereka mengungkapkannya secara terbuka.”

Prospek Kedepan

Jika Messi tidak kembali, Barcelona diperkirakan akan beralih ke opsi pengganti dalam posisi penyerang, sementara nilai jual Messi di pasar sekunder diprediksi tetap tinggi. Di sisi lain, kegagalan memulangkan Messi dapat memperparah krisis keuangan klub yang sudah tertekan akibat pengeluaran gaji tinggi dan kehilangan pendapatan pasca‑COVID.

Pengamat sepak bola menilai bahwa keputusan Laporta akan menjadi titik balik penting bagi masa depan klub. “Apakah Barcelona akan tetap mengandalkan legenda lama atau beralih ke generasi baru, itu bergantung pada kepemimpinan yang mampu menyeimbangkan ambisi sportiv dan stabilitas finansial,” ujar Goal.com.

Dengan tekanan publik yang terus meningkat, Messi diminta untuk memberikan keterangan jujur dalam waktu dekat, sehingga klub dapat menutup babak kontroversi ini dan fokus pada persiapan musim kompetisi berikutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *