Keuangan.id – 14 Maret 2026 | Ramadan 2026 memasuki fase paling sakral, sepuluh malam terakhir, ketika umat Islam di seluruh dunia menantikan malam Lailatul Qadar—malam yang lebih baik dari seribu bulan. Berbagai ulama dan kitab klasik telah menuliskan tanda-tanda yang menandakan keberadaan malam mulia ini. Menggabungkan kajian dari beberapa sumber, artikel ini mengulas secara komprehensif apa saja fenomena yang dapat dirasakan, dalil Al-Qur’an serta hadits yang menegaskan keistimewaannya, dan panduan praktis melaksanakan sholat Lailatul Qadar.
Tanda-Tanda Nyata Mendapatkan Lailatul Qadar
Berbagai riwayat menyebutkan tujuh tanda utama yang dapat dirasakan oleh seorang mukmin yang berada di bawah naungan malam penuh berkah ini.
- Rasakan Kedamaian Hingga Fajar—Menurut Quraish Shihab, seseorang akan merasakan ketenangan mendalam yang tidak hilang sampai terbit fajar, bahkan meluas hingga akhirat.
- Tergerak Mengerjakan Kebaikan—Malaikat yang turun pada malam tersebut memberi dorongan kuat untuk melakukan amal shaleh, sehingga hati tak henti-hentinya berkeinginan berbuat baik.
- Terang Benderang di Tengah Malam—Meskipun biasanya langit gelap, orang yang merasakan Lailatul Qadar melaporkan cahaya alami yang menerangi sekelilingnya, seakan bulan purnama menembus kegelapan.
- Pengalaman Lailatul Qadar dalam Mimpi—Buku “Sukses Berburu Lailatul Qadar” mencatat bahwa dalam mimpi muncul cahaya bersinar atau gambaran malam yang damai, menandakan Allah telah menampakkan malam suci itu.
- Terbebas dari Rasa Jenuh dan Gelisah—Ketenangan spiritual membuat seseorang tidak lagi merasa lelah atau gelisah dalam menjalani ibadah malam Ramadan.
- Angin Tenang dan Sejuk—Berbeda dengan angin kencang, pada malam Lailatul Qadar angin berhembus lembut, menambah nuansa damai.
- Kenikmatan Khusus Saat Salat—Salat pada malam itu terasa lebih khusyuk dan menyentuh hati, memberikan rasa puas yang tidak ditemukan pada malam-malam lain.
Walaupun tanda-tanda ini tidak mutlak dan hanya Allah yang mengetahui kepastian, mereka menjadi petunjuk bagi umat untuk meningkatkan kewaspadaan spiritual.
Dalil Al-Qur’an dan Hadits yang Menegaskan Keistimewaan Malam Ini
Surah Al‑Qadr (97) menegaskan: “Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan… turunlah malaikat dan Jibril dengan izin Tuhan pada malam itu, dan menjadi malam yang penuh kesejahteraan sampai terbit fajar.” (ayat 1‑5). Tafsir Ibnu Katsir menambahkan bahwa pahala satu malam pada Lailatul Qadar melebihi ibadah selama seribu bulan.
Selain itu, Al‑Dukhan (44:1‑6) menyebutkan malam yang diberkahi, tempat segala urusan dipisahkan dengan kebijaksanaan. Hadits shahih Bukhari dan Muslim menyebutkan bahwa Nabi SAW menganjurkan pencarian Lailatul Qadar pada sepuluh malam terakhir, khususnya malam ganjil: 21, 23, 25, 27, atau 29 Ramadan.
Panduan Praktis Sholat Lailatul Qadar
Berita Liputan6 memberikan rincian waktu dan tata cara sholat Lailatul Qadar. Berikut rangkaian langkah yang dapat diikuti:
- Waktu pelaksanaan: mulai setelah sholat Isya hingga terbit fajar, dengan puncak doa pada sepertiga malam terakhir.
- Jumlah rakaat: biasanya 8 rakaat, dapat digabung dengan sholat Tahajud, atau 20 rakaat dengan niat khusus Lailatul Qadar.
- Niat: “Saya berniat sholat Lailatul Qadar karena Allah Ta’ala, semoga amalan saya diterima.”
- Tata cara: lakukan takbiratul ihram, baca Al‑Fatihah, pilih surat pendek, lakukan ruku’ dan sujud dengan khusyuk, akhiri dengan duduk tahiyat akhir, kemudian bacakan doa istighfar dan dzikir.
- Doa utama: “Allahumma innaka ‘afuwwun karim, tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni” (Ya Allah, Engkau Maha Pengampun, mencintai pengampunan, maka ampuni aku).
Persiapan mental, fisik, dan lingkungan yang tenang sangat dianjurkan agar setiap detik di malam tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal.
Strategi Memaksimalkan Pencarian Lailatul Qadar
Beberapa langkah praktis dapat meningkatkan peluang merasakan tanda-tanda Lailatul Qadar:
- Meningkatkan ibadah secara konsisten sejak awal Ramadan, sehingga hati tetap bersih dan siap menerima cahaya malam.
- Memperbanyak membaca Al‑Qur’an, terutama Surah Al‑Qadr dan ayat‑ayat yang berkaitan dengan malam penuh berkah.
- Menjaga kebersihan hati dari dosa-dosa kecil, melakukan istighfar sebelum tidur.
- Mengatur jadwal tidur agar terjaga pada sepertiga malam terakhir, waktu yang diyakini paling berpotensi.
- Merefleksikan tanda-tanda yang telah disebutkan, sehingga bila ada satu atau lebih yang dirasakan, dapat disadari sebagai petunjuk.
Dengan menggabungkan keimanan, ilmu, dan praktik yang tepat, umat Islam dapat meraih keberkahan Lailatul Qadar secara lebih maksimal.
Semoga Ramadan 2026 menjadi momentum transformasi spiritual, dan setiap Muslim dapat menyambut malam Lailatul Qadar dengan hati yang bersih, niat yang tulus, serta amal yang berlimpah.











