Keuangan.id – 07 Mei 2026 | Industri manufaktur Indonesia mencatat pertumbuhan sebesar 5,04% pada kuartal pertama tahun 2026. Peningkatan ini dipicu oleh permintaan domestik yang kuat serta upaya pemerintah untuk memperluas pangsa pasar ekspor.
Data Pertumbuhan Manufaktur Triwulan I 2026
| Indikator | Nilai |
|---|---|
| Pertumbuhan produksi manufaktur | 5,04 % |
| Pangsa pasar domestik | ≈ 70 % |
| Peningkatan ekspor | + 12 % |
Meski pasar domestik menyumbang mayoritas, fokus pada ekspor semakin penting. Pemerintah menargetkan peningkatan nilai ekspor manufaktur sebesar dua digit, terutama ke negara‑negara Asia Tenggara dan Eropa.
Faktor Pendukung Pertumbuhan
- Peningkatan investasi pada teknologi produksi.
- Kebijakan insentif pajak bagi eksportir.
- Peningkatan kualitas tenaga kerja melalui program pelatihan.
Dengan strategi diversifikasi pasar dan peningkatan daya saing produk, Manufaktur Indonesia diharapkan terus memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.











