Keuangan.id – 30 April 2026 | PT LiuGong Finance Indonesia mencatat pendapatan sebesar Rp23,56 miliar pada tahun 2025. Angka tersebut mencerminkan kemampuan perusahaan untuk tetap tumbuh meski menghadapi tekanan pada profitabilitas.
Beberapa faktor yang berkontribusi pada pencapaian ini antara lain:
- Peningkatan portofolio pembiayaan alat berat dan mesin konstruksi.
- Optimalisasi proses kredit dengan memanfaatkan teknologi digital.
- Strategi diversifikasi ke segmen usaha baru, seperti leasing kendaraan komersial.
Berikut ringkasan kinerja keuangan LiuGong Finance selama tiga tahun terakhir:
| Tahun | Pendapatan (Rp Miliar) |
|---|---|
| 2023 | 20,30 |
| 2024 | 22,10 |
| 2025 | 23,56 |
Meskipun pendapatan terus meningkat, margin laba bersih tetap berada di bawah tekanan akibat tingginya biaya operasional dan persaingan pasar. Manajemen LiuGong Finance menegaskan bahwa efisiensi biaya serta peningkatan kualitas layanan akan menjadi fokus utama ke depan.
Para analis memperkirakan bahwa jika tren pertumbuhan pendapatan berlanjut, LiuGong Finance dapat mencapai pendapatan lebih dari Rp25 miliar pada 2026. Namun, keberhasilan strategi diversifikasi dan kemampuan mengendalikan biaya akan menjadi penentu utama.











