Keuangan.id – 05 April 2026 | Jamkrindo Syariah mencatat laba bersih mencapai Rp 141 miliar pada tahun 2025, hampir tiga kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pencapaian ini mencerminkan keberhasilan strategi penguatan bisnis dan pengelolaan risiko yang diterapkan oleh perusahaan.
Faktor Penyumbang Pertumbuhan
- Diversifikasi produk pembiayaan berbasis syariah yang menambah basis nasabah.
- Optimalisasi portofolio dengan peningkatan kualitas aset dan penurunan kredit macet.
- Penguatan tata kelola risiko melalui penerapan sistem manajemen risiko terintegrasi.
- Dukungan regulasi yang mempermudah ekspansi layanan ke segmen mikro dan menengah.
Perbandingan Kinerja 2024‑2025
| Tahun | Laba Bersih (Rp Miliar) | ROA (%) | NPL (%) |
|---|---|---|---|
| 2024 | 48 | 1,2 | 2,8 |
| 2025 | 141 | 3,5 | 1,9 |
Data di atas menunjukkan peningkatan profitabilitas yang signifikan serta penurunan tingkat Non‑Performing Loan (NPL), menandakan perbaikan kualitas kredit.
Dengan momentum ini, Jamkrindo Syariah menargetkan pertumbuhan laba yang berkelanjutan dan berencana memperluas jaringan cabang serta meluncurkan produk inovatif untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan syariah di Indonesia.











