Keuangan.id – 02 April 2026 | PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INDY) melaporkan penurunan laba bersih sebesar 40 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Meskipun kinerja keuangan melemah, harga saham perusahaan justru menguat 5,99 persen pada sesi perdagangan terakhir.
Penurunan laba dipicu oleh penurunan penjualan bahan baku serta tekanan biaya produksi. Sementara itu, pergerakan saham yang positif dipengaruhi oleh orderbook yang menunjukkan tekanan beli kuat dari investor institusional.
| Parameter | Nilai |
|---|---|
| Laba Bersih | -40% YoY |
| Perubahan Harga Saham | +5,99% |
| Tekanan Beli (Orderbook) | Kuat |
Beberapa faktor yang dapat menjelaskan kenaikan saham meskipun laba turun:
- Sentimen beli yang kuat dari dana pensiun dan manajer aset.
- Ekspektasi pemulihan permintaan konstruksi jangka menengah.
- Penyesuaian valuasi pasar yang memperhitungkan potensi pertumbuhan kembali.
Para analis memperingatkan bahwa pemulihan laba belum pasti dan investor harus memperhatikan risiko volatilitas harga saham yang masih tinggi.











