Keuangan.id – 03 Mei 2026 | Bank Rakyat Indonesia (BRI) melaporkan laba bersih sebesar Rp15,5 triliun pada kuartal pertama tahun 2026, mencatat pertumbuhan 13,7% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Peningkatan laba ini tidak lepas dari peran signifikan anak usaha BRI, yang menyumbang hampir satu perempat total laba. Secara spesifik, kontribusi anak usaha mencapai 24,89%.
| Komponen | Laba (Rp triliun) | Persentase |
|---|---|---|
| Bisnis inti BRI | 11,6 | 75,11% |
| Anak usaha (total) | 3,9 | 24,89% |
| — Pegadaian | 2,4 | 15,48% |
| — PT. Pembiayaan Nasional (PNM) | 1,2 | 7,74% |
| Lainnya | 0,3 | 1,67% |
Pegadaian, sebagai anak usaha terbesar, menyumbang sekitar Rp2,4 triliun atau 15,48% dari total laba. Sementara PT. Pembiayaan Nasional (PNM) memberikan kontribusi Rp1,2 triliun atau 7,74%.
Analisis internal menunjukkan bahwa diversifikasi layanan ke sektor pembiayaan konsumen dan mikro, serta peningkatan efisiensi operasional pada anak usaha, menjadi kunci utama peningkatan profitabilitas.
Ke depan, BRI menargetkan pertumbuhan laba yang berkelanjutan dengan memperkuat ekosistem digital, memperluas jaringan layanan keuangan inklusif, serta meningkatkan sinergi antara bisnis inti dan anak usaha.









