Keuangan.id – 22 April 2026 | Bank Mandiri mencatat peningkatan laba bersih sebesar 17% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Lonjakan ini dipicu oleh pertumbuhan pendapatan bunga bersih (NII) sebesar 11,1% serta peningkatan penyaluran kredit yang mencapai 17,4%.
Data Keuangan Utama
| Indikator | YoY | Nilai |
|---|---|---|
| Pendapatan Bunga Bersih (NII) | +11,1% | – |
| Penyaluran Kredit | +17,4% | Rp 1.530 triliun |
| Dana Pihak Ketiga (DPK) | +21,1% | – |
Selain peningkatan NII, perbaikan kualitas aset dan efisiensi operasional turut memperkuat profitabilitas. DPK yang tumbuh lebih dari 21% YoY menambah basis dana yang dapat dialokasikan untuk penyaluran kredit.
Proyeksi Kinerja Bank Besar Lain
Para analis memperkirakan bahwa bank-bank besar lainnya di Indonesia akan mempertahankan kinerja yang solid pada kuartal mendatang. Faktor-faktor pendukung meliputi kondisi makroekonomi yang stabil, suku bunga yang masih menguntungkan, serta kebijakan regulator yang mendukung pertumbuhan kredit.
Dengan lanskap persaingan yang ketat, bank-bank tersebut diperkirakan akan fokus pada digitalisasi layanan, peningkatan inklusi keuangan, dan pengelolaan risiko yang lebih ketat untuk menjaga momentum pertumbuhan.











