Krisis di Marseille: Mason Greenwood Dikecam Habisi Honeymoon

Krisis di Marseille: Mason Greenwood Dikecam Habisi Honeymoon
Krisis di Marseille: Mason Greenwood Dikecam Habisi Honeymoon

Keuangan.id – 07 Mei 2026 | Marseille, klub sepak bola asal Perancis, tengah menghadapi krisis internal. Hal ini dipicu oleh penampilan buruk Mason Greenwood, pemain yang dibeli dari Manchester United pada Juli 2024.

Greenwood, yang sebelumnya memiliki performa yang impresif dengan 25 gol dan 10 assist dalam 43 pertandingan, kini dikecam karena penampilan yang tidak konsisten. Ia bahkan dituding tidak memiliki pride dan hanya berjalan-jalan di lapangan.

Kritik dari Christophe Dugarry

Christophe Dugarry, mantan pemain Marseille dan pemenang Piala Dunia 1998, menyampaikan kritik yang pedas terhadap Greenwood. Dugarry menyebut Greenwood sebagai ‘kekecewaan total’ dan meminta pemain tersebut untuk segera meninggalkan klub.

Dugarry menyatakan bahwa Greenwood tidak memiliki pride dan hanya memikirkan diri sendiri. Ia juga menyebut bahwa Greenwood tidak memiliki rasa tanggung jawab sebagai pemain utama dan lebih peduli dengan kepentingan pribadi.

Tensi di Tim

Tensi juga meningkat di dalam tim Marseille. Rekan-rekan setim Greenwood dilaporkan merasa frustrasi dengan penampilan buruknya. Bahkan, beberapa pemain dilaporkan telah berselisih dengan Greenwood selama latihan.

Situasi ini semakin diperburuk dengan keputusan pendukung Marseille untuk melakukan boikot terhadap pertandingan melawan Le Havre. Pendukung tersebut merasa bahwa tim tidak memiliki semangat juang dan hanya bermain untuk kepentingan pribadi.

Masa Depan Marseille

Dengan hanya dua pertandingan liga yang tersisa, Marseille harus segera meningkatkan performa jika ingin meraih posisi yang lebih baik di klasemen. Greenwood harus segera memperbaiki penampilannya dan membantu tim meraih kemenangan.

Jika tidak, maka Marseille dapat kehilangan kesempatan untuk bermain di kompetisi Eropa musim depan. Ini akan menjadi pukulan besar bagi tim dan pendukungnya.

Oleh karena itu, Marseille harus segera menemukan solusi untuk mengatasi krisis internal ini. Dengan kerja sama dan semangat juang yang tinggi, maka Marseille dapat kembali ke jalur yang benar dan meraih kesuksesan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *