Berita  

Konflik di Wamena Papua Berakhir, Pemerintah Fokus Pulihkan Korban

Konflik di Wamena Papua Berakhir, Pemerintah Fokus Pulihkan Korban
Konflik di Wamena Papua Berakhir, Pemerintah Fokus Pulihkan Korban

Keuangan.id – 17 Mei 2026 | Konflik di Wamena, Papua Pegunungan, yang terjadi akibat perselisihan antar suku, sudah berakhir. Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mengklaim bahwa seluruh tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, pemerintah daerah, dan aparat keamanan telah sepakat menghentikan konflik dan mengutamakan pemulihan kondisi masyarakat.

Pemerintah kini fokus melakukan pemulihan terhadap masyarakat yang terdampak perang antarsuku yang pecah di Kabupaten Jayawijaya. Pemerintah Pusat akan terus mendampingi proses penanganan pascakonflik hingga situasi benar-benar stabil.

Penyebab Konflik

Konflik antara Suku Hubla (Kurima) dan Suku Lanny pecah di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, pada Jumat (15/5/2026) pagi. Perang suku dipicu oleh pembayaran denda adat atas meninggalnya seorang anggota DPRD Lanny Jaya karena kecelakaan lalu lintas di Megapura, Distrik Asolokobal pada 17 Mei 2024.

Akibat lakalantas itu, warga dari Suku Lanny Jaya terlibat perang dengan kelompok masyarakat gabungan dari Distrik Kurima, Asotipo dan Asolokobal yang mengakibatkan 3 orang meninggal dunia. Setelah perang suku di tahun 2024 itu, kemudian diselesaikan secara musyawarah adat dengan kesepakatan denda adat sebesar Rp 2 miliar dan 30 ekor babi.

Dampak Konflik

Perang suku mengakibatkan puluhan rumah dan Honai dibakar, 2 orang meninggal dunia, belasan terluka dan ratusan warga mengamankan diri ke Mako Polres Jayawijaya dan Kodim 1702/Jayawijaya. Jembatan penyeberangan yang dilalui puluhan warga dari Suku Lanny Jaya putus dan mengakibatkan puluhan warga jatuh ke Kali Uwe dan hanyut terbawa arus.

Dari pencarian yang dilakukan oleh Polres Jayawijaya dan Basarnas Jayapura dan keluarga korban, 19 orang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten segera melakukan pendampingan dan pendataan terhadap warga terdampak.

Pemerintah juga tengah menyiapkan pemulangan pengungsi secara bertahap setelah situasi keamanan dinyatakan kondusif. Intinya masyarakat harus kembali ke kehidupan normal, dan masyarakat dapat melakukan aktivitas sebagaimana biasa.

Pemerintah berharap bahwa konflik di Wamena dapat segera berakhir dan masyarakat dapat kembali ke kehidupan normal. Pemerintah akan terus mendampingi proses penanganan pascakonflik hingga situasi benar-benar stabil.

Exit mobile version