Berita  

Kapal Global Sumud Flotilla D Dicegat ‘Israel’, Aktivis Ditodong Senjata

Kapal Global Sumud Flotilla D Dicegat 'Israel', Aktivis Ditodong Senjata
Kapal Global Sumud Flotilla D Dicegat 'Israel', Aktivis Ditodong Senjata

Keuangan.id – 17 Mei 2026 | Armada kemanusiaan Global Sumud Flotilla yang membawa bantuan kemanusiaan dan dukungan politik bagi warga Palestina di Jalur Gaza, dicegat oleh Israel. Dilaporkan bahwa aktivis di dalam kapal ditodong senjata oleh pasukan Israel.

Sebelumnya, armada ini melakukan persinggahan teknis di perairan Yunani dan Turki untuk memperbaiki perangkat Starlink, mesin kapal, serta sistem rigging atau penyangga layar kapal. Persinggahan tersebut dilakukan untuk memastikan keselamatan dan kelancaran perjalanan menuju Gaza.

Latar Belakang

Global Sumud Flotilla merupakan armada solidaritas internasional yang membawa bantuan kemanusiaan dan dukungan politik bagi warga Palestina di Jalur Gaza di tengah blokade dan agresi Israel yang terus berlangsung. Sekitar 500 relawan dalam 50-an kapal menyertai armada tersebut.

Armada ini bertolak dari Marmaris di Turki pada Kamis setelah kelompok sebelumnya, yang sempat dicegat pasukan Israel, tiba. Cuaca cerah mengiringi pelayaran Global Sumud, namun ombak di Laut Mediterania tergolong tinggi, membuat tak sedikit penumpang mabuk laut.

Tindakan Israel

Dilaporkan bahwa pasukan Israel melakukan tindakan agresif terhadap armada Global Sumud Flotilla, termasuk menodong senjata kepada aktivis di dalam kapal. Tindakan ini menimbulkan kekhawatiran tentang keselamatan dan keamanan armada dan penumpangnya.

Armada kemanusiaan ini dijadwalkan kembali melanjutkan pelayaran pada Sabtu siang waktu setempat sebelum bergabung kembali dalam perjalanan menuju Gaza. Namun, dengan adanya tindakan agresif dari Israel, keselamatan dan kelancaran perjalanan armada ini menjadi tidak pasti.

Peristiwa ini menambah ketegangan di wilayah tersebut dan menimbulkan kekhawatiran tentang dampaknya terhadap situasi kemanusiaan di Jalur Gaza. Dunia internasional menunggu perkembangan selanjutnya dan menyerukan agar semua pihak menjaga keselamatan dan keamanan armada kemanusiaan ini.

Exit mobile version