Keuangan.id – 08 Mei 2026 | Seri horor terbaru di Netflix, If Wishes Could Kill, telah menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar film dan televisi. Dengan premis yang menarik dan atmosfer yang menegangkan, seri ini berhasil menduduki posisi atas di chart global Netflix.
Dalam seri ini, sekelompok siswa SMA menemukan aplikasi misterius bernama Girigo yang dapat mengabulkan keinginan mereka. Namun, setiap keinginan yang terkabul memiliki konsekuensi mematikan, yaitu kematian dalam waktu 24 jam. Siswa-siswa tersebut harus berusaha untuk mengungkap siapa yang menciptakan aplikasi tersebut dan bagaimana cara menghentikan kutukan itu sebelum mereka semua meninggal.
Asal-usul Seri If Wishes Could Kill
Seri If Wishes Could Kill diciptakan oleh Netflix Korea dan disutradarai oleh Park Yoon-seo, yang sebelumnya telah menyutradarai seri aksi fantasi Moving. Park mengatakan bahwa ia berharap seri ini dapat menjadi platform untuk menemukan bakat baru dan mengembangkan cerita yang menarik.
Actress Jeon So-young, yang memerankan tokoh utama Se-a, mengatakan bahwa seri ini memiliki elemen realistis dan supernatural yang seimbang. Ia juga mengatakan bahwa pengalaman menonton seri ini dapat berbeda-beda tergantung pada perspektif penonton.
Konsekuensi Keinginan
Salah satu tema utama dalam seri If Wishes Could Kill adalah konsekuensi keinginan. Seri ini menunjukkan bahwa setiap keinginan yang terkabul memiliki harga yang harus dibayar, dan bahwa keberuntungan instan dapat berubah menjadi bencana mengerikan.
Para siswa dalam seri ini harus berhadapan dengan kenyataan bahwa keinginan mereka dapat memiliki konsekuensi yang tidak terduga dan mematikan. Mereka harus mempertimbangkan apakah keinginan mereka sepadan dengan risiko yang harus dihadapi.
Seri If Wishes Could Kill juga mengeksplorasi tema-tema lain, seperti persahabatan, cinta, dan kehilangan. Para karakter dalam seri ini harus berhadapan dengan tantangan-tantangan yang sulit dan membuat keputusan yang sulit untuk melindungi diri mereka sendiri dan orang-orang yang mereka cintai.
Dalam beberapa episode, seri ini menunjukkan bagaimana keinginan dapat mempengaruhi hubungan antara manusia. Para siswa dalam seri ini harus belajar untuk berkomunikasi dengan efektif dan mempercayai satu sama lain untuk menghadapi tantangan-tantangan yang mereka hadapi.
Seri If Wishes Could Kill telah mendapatkan sambutan yang positif dari penonton dan kritikus. Banyak yang memuji premis yang menarik dan atmosfer yang menegangkan, serta akting yang kuat dari para pemeran.
Namun, beberapa kritikus juga mengatakan bahwa seri ini memiliki beberapa kelemahan, seperti plot yang terlalu kompleks dan karakter yang kurang berkembang. Meskipun demikian, seri If Wishes Could Kill tetap menjadi salah satu seri horor terbaik di Netflix saat ini.
Secara keseluruhan, seri If Wishes Could Kill adalah sebuah seri horor yang menarik dan menegangkan yang membuat penonton bertanya-tanya tentang konsekuensi keinginan. Dengan premis yang menarik dan atmosfer yang menegangkan, seri ini berhasil menduduki posisi atas di chart global Netflix.











