Keuangan.id – 03 Mei 2026 | Saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mengalami penurunan 3,61% menjadi Rp3.740 pada sesi perdagangan terbaru. Penurunan tersebut dipicu oleh fluktuasi harga komoditas global, terutama logam mulia.
Segmen Emas Antam tetap menjadi tulang punggung pendapatan
Meski harga emas mengalami volatilitas, segmen emas perusahaan tetap menyumbang mayoritas pendapatan. Pada tahun 2025, laba bersih segmen ini naik signifikan, didorong oleh penjualan emas batangan dan kontrak penambangan jangka panjang.
| Periode | Laba Bersih (Rp Miliar) |
|---|---|
| 2025 (tahun penuh) | 1.850 |
| Q1 2026 | 620 |
Data menunjukkan lonjakan laba bersih hampir tiga kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya, menandakan kekuatan fundamental bisnis emas Antam.
Sentimen pasar dan prospek ke depan
- Investor memperhatikan dinamika harga emas dunia yang dapat memengaruhi margin produksi.
- Antam terus mengoptimalkan biaya operasional dan memperluas jaringan distribusi domestik.
- Analisis teknikal memperkirakan potensi rebound harga saham jika harga emas stabil kembali.
Secara keseluruhan, meskipun ada tekanan jangka pendek dari harga berfluktuasi, Segmen Emas Antam tetap menjadi pendorong utama kinerja keuangan perusahaan.











