Keuangan.id – 21 April 2026 | Gejolak AS–Iran kembali menjadi sorotan utama setelah munculnya ketegangan militer pada Senin, 20 April 2026, yang langsung memengaruhi sentimen investor di Wall Street.
Indeks utama Amerika Serikat menutup hari dengan penurunan signifikan, menandai zona merah pertama dalam minggu ini. Penurunan terbesar terjadi pada indeks Dow Jones Industrial Average, yang melambat hingga -1,32% dibandingkan penutupan sebelumnya.
Reaksi Indeks Utama
| Indeks | Penutupan | Perubahan |
|---|---|---|
| Dow Jones | 34.210,45 | -1,32% |
| S&P 500 | 4.312,78 | -1,10% |
| Nasdaq Composite | 13.657,20 | -0,95% |
Penurunan ini dipicu oleh kekhawatiran investor terhadap kemungkinan eskalasi konflik yang dapat mengganggu aliran minyak global serta menambah tekanan pada pasar energi.
- Harga minyak Brent naik 2,5% setelah laporan ketegangan.
- Volatilitas VIX meningkat, menunjukkan ketidakpastian pasar.
- Beberapa sektor defensif, seperti utilitas dan konsumen dasar, mencatat kenaikan kecil.
Analisis pasar memperkirakan bahwa selama gejolak AS–Iran berlanjut, volatilitas akan tetap tinggi dan investor mungkin beralih ke aset safe‑haven seperti obligasi pemerintah Amerika Serikat atau emas.
