Keuangan.id – 08 Juni 2026 |
Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) kembali menaikkan target produksi minyak di tengah konflik AS-Iran dan penutupan Selat Hormuz. Keputusan ini diyakini akan memiliki dampak geopolitik terhadap harga minyak mentah. Dalam beberapa waktu terakhir, harga minyak mentah telah mengalami fluktuasi yang signifikan akibat ketidakstabilan di Timur Tengah. OPEC+ berupaya untuk menstabilkan pasar minyak dengan menyesuaikan kuota produksi. Namun, apakah keputusan ini akan efektif dalam menghadapi krisis yang sedang melanda pasar minyak?
