Keuangan.id – 06 Mei 2026 | Pekan keenam MPL Indonesia Season 17 (S17) menjadi saksi duel menegangkan antara tim legendaris Onic dan pendatang baru Dewa United. Kedua tim bertemu dalam laga yang tidak hanya menentukan poin, tetapi juga menguji strategi menjelang putaran playoff. Pertandingan ini menjadi sorotan utama karena menampilkan kontras gaya bermain serta tekanan yang berbeda pada masing‑masing skuad.
Latar Belakang MPL S17
Musim reguler MPL S17 berjalan dengan kompetisi yang semakin ketat. Setelah lima pekan pertama, papan klasemen menampilkan pergeseran posisi yang signifikan. Tim‑tim papan atas seperti Onic terus memperkuat posisi, sementara tim‑tim menengah berjuang mengamankan tiket playoff. Dewa United, yang bergabung pada musim ini, menunjukkan performa menonjol dengan beberapa kemenangan penting, menjadikannya ancaman nyata bagi tim‑tim mapan.
Performa Onic Sepanjang Musim
Onic memulai musim dengan serangkaian kemenangan konsisten, mengamankan tempat pertama pada pekan ketiga dan tetap berada di zona aman. Strategi mereka berfokus pada kontrol peta yang ketat, rotasi hero yang fleksibel, dan koordinasi tim yang sudah terasah sejak musim sebelumnya. Pemain kunci seperti “Miya” dan “Panda” terus menampilkan mekanik tinggi, memberi tim keunggulan dalam fase laning dan team fight.
Dewa United: Ancaman Baru
Dewa United, meskipun masih relatif baru di kancah MPL, berhasil menembus peringkat tengah klasemen berkat gaya permainan agresif dan inovatif. Mereka mengandalkan pick‑off cepat serta pemilihan hero yang tidak terduga, membuat lawan sulit menyiapkan counter‑play. Pemain utama Dewa, seperti “Rex” dan “Nova”, menunjukkan kemampuan adaptasi yang tinggi, menjadikan tim ini sulit diprediksi.
Analisis Taktik Onic vs Dewa
Pertarungan antara Onic dan Dewa United diprediksi akan menjadi pertempuran taktik yang intens. Onic cenderung mengendalikan early game dengan zoning yang ketat, sementara Dewa United lebih suka menunggu momen kritis untuk melakukan ambush di mid‑late game. Kedua tim diperkirakan akan menguji visi kontrol peta, penggunaan ward, serta timing penggunaan ultimate untuk mengamankan objektif utama.
- Early Game: Onic kemungkinan akan mengirimkan duo lane yang kuat untuk menekan early tower, sedangkan Dewa United akan fokus pada farming aman di jungle.
- Mid Game: Dewa United diharapkan melakukan rotasi cepat untuk mengganggu split push Onic, memaksa mereka bermain defensif.
- Late Game: Onic mengandalkan mekanik individu tinggi dalam team fight, sementara Dewa United mengandalkan sinergi dan komposisi hero yang dapat mengunci area.
Dampak pada Klasemen
Kemenangan atau kekalahan dalam laga ini akan berpengaruh besar pada posisi masing‑masing tim. Jika Onic berhasil mengamankan tiga poin, jarak mereka dengan tim‑tim papan atas akan semakin lebar, mengamankan tempat di playoff lebih awal. Sebaliknya, kemenangan Dewa United dapat menaikkan mereka ke posisi lima atau enam, menempatkan tekanan pada tim‑tim lain yang masih berjuang menembus zona aman.
Selain poin klasemen, hasil pertandingan ini juga akan memengaruhi moral tim. Onic yang terbiasa menjadi favorit akan berusaha mempertahankan aura dominasi, sementara Dewa United akan mencari bukti bahwa mereka mampu menantang tim‑tim mapan. Pertarungan ini tidak hanya soal skill, tetapi juga tentang mentalitas dan kemampuan beradaptasi di bawah tekanan.
Dengan hanya tersisa beberapa pekan reguler, setiap laga menjadi krusial. Onic vs Dewa United menjadi contoh nyata bagaimana MPL S17 semakin menampilkan persaingan yang ketat, di mana tim‑tim harus mengoptimalkan strategi dan konsistensi untuk tetap berada di jalur playoff.
Secara keseluruhan, pertandingan Onic vs Dewa United menjanjikan aksi spektakuler yang akan menghidupkan kembali antusiasme penonton esports Indonesia. Kedua tim memiliki agenda jelas, dan hasilnya akan menjadi penentu arah kompetisi menjelang babak akhir.











