Keuangan.id – 03 Mei 2026 | Pada Minggu, 3 Mei 2026, Forum Horsens di Denmark menjadi saksi pertarungan puncak Thomas‑Uber Cup 2026. Pertandingan pertama adalah final Uber Cup antara tim nasional China dan Korea Selatan yang dimulai pukul 15.00 WIB, diikuti oleh final Thomas Cup antara China dan Prancis pada pukul 23.00 WIB.
Jadwal dan Jalur Menuju Final
Semifinal yang digelar pada 2 Mei 2026 mempertemukan China melawan Jepang di satu sisi, serta Korea Selatan melawan Indonesia di sisi lainnya. China menundukkan Jepang dengan skor 3‑0, sementara Korea Selatan mengalahkan Indonesia 3‑1, mengamankan tempat mereka di final.
Indonesia, yang mengandalkan generasi muda seperti Thalita Ramadhani Wiryawan, mengalami kegagalan di semifinal. Thalita berhasil menumpas Sim Yu Jin 2‑0 (21‑19, 21‑19), namun rekan‑rekannya Kusuma Wardani kalah telak dari An Se Young (19‑21, 5‑21) dan pasangan ganda wanita tidak dapat mengumpulkan poin cukup untuk mengimbangi Korea Selatan.
Detail Pertandingan Final Uber Cup
| Nomor | Pertandingan | Skor |
|---|---|---|
| 1 | WS1: Wang Zhi Yi vs An Se Young | 19‑21, 5‑21 |
| 2 | WD1: Liu Sheng Shu/Tan Ning vs Jeong Na Eun/Lee So Hee | 21‑18, 21‑14 |
| 3 | WS2: Chen Yu Fei vs Kim Ga Eun | 21‑17, 21‑13 |
China memulai laga dengan kemenangan dominan di nomor ganda wanita, berkat pasangan Liu Sheng Shu dan Tan Ning yang memanfaatkan posisi peringkat teratas dalam ranking BWF. An Se Young, peraih peringkat pertama tunggal putri dunia, berhasil menundukkan Wang Zhi Yi, meski catatan head‑to‑head sebelumnya menunjukkan keunggulan Wang (19‑5). Namun, performa China di lapangan tetap unggul, mengamankan tiga poin pertama dan mengunci gelar Uber Cup 2026.
Final Thomas Cup 2026
Di arena yang sama, final Thomas Cup mempertemukan China melawan Prancis. China menampilkan kekuatan beregu putra dengan mengalahkan Denmark 3‑0 di semifinal, sementara Prancis menumbangkan India dengan skor serupa, memastikan konfrontasi antara dua raksasa badminton Asia‑Eropa.
Reaksi dan Prediksi Ranking BWF Pasca‑Turnamen
Setelah turnamen selesai, dunia badminton menanti pergerakan ranking BWF. Prestasi Thalita Ramadhani, meski Indonesia tak melaju ke final, meningkatkan posisinya di papan tunggal wanita. Sementara itu, duo Liu Sheng Shu/Tan Ning diprediksi akan mempertahankan dominasi mereka di ranking ganda putri. An Se Young, meski kalah di final, tetap berada di puncak ranking tunggal putri, menandakan persaingan ketat antara Korea Selatan dan China untuk menguasai panggung internasional.
Turnamen ini menegaskan bahwa China masih menjadi kekuatan tak terbantahkan di kedua kategori, namun Korea Selatan berhasil mematahkan dominasi tersebut di Uber Cup, menambah dimensi persaingan di masa depan.
Dengan medali perunggu otomatis diberikan kepada tim yang kalah di semifinal, Indonesia serta Jepang masing‑masing pulang dengan penghargaan tersebut, meski harapan menuju final belum tercapai.











