Keuangan.id – 01 Mei 2026 | Danantara bersama Badan Pengaturan (BP) BUMN menggelar acara peresmian resmi yang menandai langkah penting dalam industri keuangan Indonesia. Pada acara tersebut, PT Danareksa (Persero) resmi beralih fungsi menjadi perusahaan yang fokus pada layanan asset management.
Latar Belakang Transformasi
Sejak berdiri, Danareksa dikenal sebagai lembaga penjamin emisi dan manajer investasi yang memainkan peran penting dalam pasar modal. Namun, perubahan dinamika pasar dan kebutuhan investasi yang semakin kompleks mendorong perusahaan untuk melakukan Transformasi Danareksa menjadi entitas asset management yang lebih terintegrasi.
Peran Danantara dan BP BUMN
Danantara, sebagai perusahaan investasi swasta, memberikan dukungan strategis, baik dari segi modal maupun keahlian operasional. Sementara BP BUMN berperan sebagai regulator yang memastikan proses transformasi berjalan sesuai dengan kebijakan pemerintah dan kepentingan BUMN.
- Penambahan modal sebesar Rp 1,5 triliun dari Danantara.
- Pengawasan dan persetujuan regulasi oleh BP BUMN.
- Pengembangan produk investasi berbasis ESG dan digital.
Target dan Harapan
Dengan perubahan ini, Danareksa menargetkan peningkatan aset kelolaan (AUM) menjadi lebih dari Rp 200 triliun dalam lima tahun ke depan. Fokus utama mencakup produk reksa dana, dana pensiun, serta layanan manajemen portofolio untuk institusi.
Para pejabat menekankan bahwa Transformasi Danareksa diharapkan dapat memperkuat ekosistem investasi domestik, meningkatkan partisipasi investor ritel, serta menambah likuiditas pasar modal Indonesia.
