Dana Murah Tembus Rp1.000 triliun, Cost of Fund BRI Turun ke 2,3% di Triwulan I 2026

Dana Murah Tembus Rp1.000 triliun, Cost of Fund BRI Turun ke 2,3% di Triwulan I 2026
Dana Murah Tembus Rp1.000 triliun, Cost of Fund BRI Turun ke 2,3% di Triwulan I 2026

Keuangan.id – 05 Mei 2026 | Bank Rakyat Indonesia (BRI) mencatat pencapaian signifikan pada awal 2026 dengan total dana murah yang berhasil dihimpun mencapai Rp1.000 triliun.

Berbekal strategi diversifikasi sumber pendanaan dan penawaran suku bunga kompetitif, BRI berhasil menurunkan Cost of Fund (CoF) menjadi 2,3% pada Triwulan I 2026, turun signifikan dibandingkan 2,8% pada kuartal sebelumnya.

Faktor pendorong pencapaian dana murah

  • Penguatan jaringan cabang dan layanan digital yang meningkatkan penetrasi pasar.
  • Penerapan program tabungan berjangka dengan tingkat bunga menarik.
  • Kerjasama dengan institusi keuangan non-bank untuk akses pendanaan alternatif.

Perbandingan Cost of Fund

Triwulan Cost of Fund (%)
Triwulan IV 2025 2,8
Triwulan I 2026 2,3

Penurunan CoF ini memberikan ruang bagi BRI untuk menurunkan biaya pinjaman kepada nasabah, sekaligus meningkatkan margin laba bersih. Dampak positif juga terlihat pada rasio likuiditas yang kini berada di atas standar regulator.

Pengamat pasar menilai bahwa keberhasilan BRI dalam mengamankan dana murah akan memperkuat posisi kompetitifnya di sektor perbankan Indonesia, khususnya dalam menghadapi persaingan dari bank digital yang terus berkembang.

Exit mobile version