Keuangan.id – 05 Mei 2026 | BRILink, jaringan layanan keuangan digital milik Bank BRI, mencatat pencapaian baru pada kuartal I 2026. Jumlah agen resmi mencapai 1,18 juta pada Maret 2026, sekaligus menandai volume transaksi senilai Rp 420 triliun.
Pertumbuhan Jaringan Agen
Sejak diluncurkan, jaringan BRILink terus memperluas cakupannya, terutama di wilayah pedesaan dan daerah tertinggal. Pada akhir Maret 2026, tercatat 1,18 juta agen yang tersebar di lebih dari 34.000 kantor pos, koperasi, dan toko ritel. Pertumbuhan ini mencerminkan strategi BRI dalam meningkatkan inklusi keuangan melalui layanan yang mudah diakses.
Volume Transaksi Menggempur Rp 420 Triliun
Selama kuartal pertama tahun 2026, total nilai transaksi yang diproses lewat jaringan BRILink mencapai Rp 420 triliun, naik signifikan dibandingkan kuartal sebelumnya. Transaksi tersebut meliputi pembayaran tagihan, transfer dana, pembelian pulsa, hingga layanan keuangan mikro.
Dampak pada Pendapatan BRI
Peningkatan aktivitas di jaringan BRILink berdampak pada pendapatan BRI dari fee‑based income yang melonjak sebesar Rp 459 miliar pada kuartal I 2026. Kenaikan ini menegaskan peran penting BRILink dalam memperkuat profitabilitas bank.
| Indikator | Kuartal I 2026 |
|---|---|
| Jumlah Agen | 1,18 juta |
| Volume Transaksi | Rp 420 triliun |
| Fee‑Based Income | Rp 459 miliar |
Keberhasilan jaringan BRILink ini diharapkan terus berlanjut, seiring BRI menggandeng lebih banyak mitra lokal dan memperluas layanan digital untuk menjawab kebutuhan konsumen Indonesia yang semakin modern.
