Keuangan.id – 01 April 2026 | Jakarta, 1 April 2026 – Bek kiri Persija Jakarta, Dony Tri Pamungkas, kembali menjadi sorotan media internasional setelah penampilannya yang mengesankan pada turnamen mini FIFA Series 2026. Dalam dua laga penting melawan Saint Kitts and Nevis dan Bulgaria, Dony tidak hanya membantu Timnas Indonesia meraih kemenangan 4-0, tetapi juga menarik perhatian pemain asal Lille, Calvin Verdonk, yang secara terbuka memuji kualitas sang pemain muda dan menyatakan harapan besar agar ia segera menjejakkan kaki di kompetisi Eropa.
Penampilan Cemerlang Dony Tri di FIFA Series 2026
Pada Jumat, 27 Maret 2026, Dony Tri memulai debutnya sebagai starter di laga semifinal melawan Saint Kitts and Nevis di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Ia tampil dinamis, memberikan umpan silang berbahaya dan berkontribusi dalam serangan balik yang menghasilkan tiga gol tambahan. Empat hari kemudian, pada laga final melawan Bulgaria, ia masuk pada menit ke-73 menggantikan Justin Hubner. Meskipun masuk sebagai pengganti, Dony langsung menunjukkan ketenangan dengan menampilkan kecepatan, tackling bersih, serta kemampuan mengirimkan bola ke area lawan dengan presisi.
Pujian Calvin Verdonk dan Harapan ke Eropa
Setelah pertandingan melawan Bulgaria, Calvin Verdonk yang berada di zona mixed‑zone Stadion Utama mengekspresikan kekagumannya. “Saya suka banget sama orang ini, sumpah,” ujar Verdonk dengan semangat. Ia menambahkan, “Saya sering ngobrol sama dia. Dari latihan pertama, dia pemain yang sangat, sangat bagus. Sumpah, dia pemain yang sangat bagus dan saya sangat suka gayanya.” Verdonk menekankan bahwa Dony harus tetap percaya diri, bermain seperti saat latihan, dan tidak ragu jika ada kesempatan di liga Eropa. “Saya berharap dapat melihatnya suatu saat di Eropa,” pungkasnya.
Respon Dony Tri Pamungkas
Mendapatkan pujian dari pemain senior Liga Prancis, Dony menyambutnya dengan sikap profesional. Dalam wawancara dengan wartawan pada Rabu, 1 April 2026, ia menyatakan, “Dorongan untuk berkarir di liga‑liga Eropa itu akan menjadi motivasi tersendiri bagi saya untuk terus berkembang ke depannya.” Ia menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah memberikan kontribusi maksimal bagi Persija Jakarta dan tetap konsisten di level klub. “Saya fokus step by step dulu. Setelah ini saya fokus ke klub dan ke diri saya sendiri untuk terus memberikan yang terbaik di liga, supaya tetap dipantau oleh pelatih,” jelasnya.
Masa Depan dan Tantangan
Harapan Verdonk bukan tanpa dasar. Selama sesi latihan terbuka pada 26 Maret, ia mengamati etos kerja Dony, kecepatan dalam transisi bertahan‑menyerang, serta kemampuan teknis yang sudah setara dengan standar Eropa. Namun, Dony mengakui bahwa peluang ke luar negeri tidak datang secara otomatis. Ia harus membuktikan diri secara konsisten di Liga 1, menjaga performa di level internasional, serta menghindari cedera yang dapat menghambat progres.
Jika Dony berhasil mengukir prestasi di Persija dan terus tampil impresif bersama Timnas, pintu klub-klub Eropa—khususnya Ligue 1 dan Bundesliga—bisa terbuka lebar. Sementara itu, dukungan dari rekan setim seperti Verdonk, serta pelatih John Herdman yang menaruh kepercayaan pada pemain muda, menjadi faktor penting dalam mempercepat proses adaptasi dan pencapaian target.
Dengan semangat yang menggebu‑gebu dan dukungan dari pemain senior internasional, Dony Tri Pamungkas tampaknya berada di jalur yang tepat untuk mewujudkan impian bermain di liga‑liga elit Eropa. Bagi para penggemar Persija dan sepakbola Indonesia, perjalanan ini menjadi bukti bahwa bakat lokal semakin siap bersaing di panggung global.











