Keuangan.id – 19 April 2026 | Roma menempati posisi keenam klasemen Serie A dengan 58 poin setelah menahan imbang 1-1 atas Atalanta pada Minggu (19/4/2026) di Stadio Olimpico. Pertandingan pekan ke-33 ini menjadi sorotan karena persaingan ketat di zona Eropa, dimana selisih poin antar tim hanya beberapa angka.
Babak pertama: Krstovic membuka keunggulan Atalanda
Pertandingan dimulai dengan tempo tinggi. Atalanda langsung menekan melalui Ederson yang mencoba tembakan jarak jauh, namun pertahanan Roma, dipimpin Gianluca Mancini, berhasil menghalau. Pada menit ke-12, Nikola Krstovic memanfaatkan ruang di sisi kanan pertahanan Roma. Ia melepaskan tembakan keras yang menyusup ke sudut bawah gawang, memberi Atalanda keunggulan 1-0.
Setelah gol, Roma meningkatkan intensitas serangan. Mario Hermoso, Matías Soulé, dan Donyell Malen menciptakan beberapa peluang, namun kiper Marco Carnesecchi tampil sigap, menahan semua percobaan ke gawang tamu.
Babak kedua: Hermoso menyamakan kedudukan
Memasuki babak kedua, Roma menyesuaikan taktik dengan menambah tekanan pada lini pertahanan Atalanda. Pada menit ke-68, Hermoso menerima umpan silang dari Lorenzo Pellegrini dan mengeksekusi sundulan yang tepat ke sudut atas jaringan, mengembalikan skor menjadi 1-1.
Setelah gol penyama, kedua tim saling menyerang tanpa menghasilkan gol tambahan. Atalanda mengandalkan kecepatan Donyell Malen dalam serangan balik, sementara Roma mengandalkan kreativitas Soulé dan kemampuan menembus pertahanan melalui dribel.
Statistik kunci
- Penguasaan bola: Roma 53% – Atalanda 47%
- Tembakan ke gawang: Roma 6 – Atalanda 5
- Shoots on target: Roma 4 – Atalanda 3
- Kartu kuning: Roma 2 (Mancini, Ndicka) – Atalanda 1 (Malen)
- Posisi akhir klasemen: Roma 6 (58 poin), Atalanda 7 (54 poin)
Implikasi klasemen dan zona Eropa
Kemenangan atau setidaknya poin penting bagi Roma sangat diperlukan untuk menutup jarak dengan tim-tim di zona Liga Champions. Dengan hasil imbang ini, Roma tetap berada di peringkat keenam, sementara Atalanda menempel di posisi ketujuh. Kedua tim masih memiliki peluang untuk melaju ke zona Eropa pada sisa pertandingan, namun selisih poin yang tipis menuntut konsistensi.
Reaksi pelatih dan pemain
Pelatih Roma, José Mourinho, mengapresiasi semangat juang timnya namun menilai perlu meningkatkan efisiensi akhir. “Kami menunjukkan karakter, namun kami harus lebih klinis dalam menyelesaikan peluang,” ujar Mourinho dalam konferensi pasca pertandingan.
Sementara itu, Gian Piero Gasperini, pelatih Atalanda, memuji performa timnya meski tidak berhasil menambah keunggulan. “Kami bermain dengan keberanian dan mengeksekusi strategi kami. Imbang ini masih memberi kami peluang untuk naik ke posisi zona Eropa,” katanya.
Dengan sisa empat pertandingan Serie A, Roma harus mengoptimalkan performa serangan yang dipimpin oleh Donyell Malen, sementara pertahanan harus tetap solid seperti yang ditunjukkan Carnesecchi. Atalanda, di sisi lain, akan mengandalkan transisi cepat dan kemampuan menembus lini belakang lawan untuk meraih tiga poin di laga berikutnya.
Secara keseluruhan, pertandingan Roma vs Atalanda menyajikan pertarungan taktik yang menarik, gol penting, dan drama hingga menit akhir. Kedua tim keluar dengan satu poin, namun persaingan di zona Eropa semakin memanas, menjanjikan aksi menegangkan pada pekan-pekannya.











