Keuangan.id – 04 Mei 2026 | PT Surya Semesta Internasional Tbk (SSIA) melaporkan kinerja keuangan yang signifikan pada kuartal pertama tahun 2026. Pendapatan perusahaan naik 35 persen menjadi Rp1,446 triliun, sementara laba bersih kembali positif sebesar Rp89 miliar setelah mencatat kerugian pada periode sebelumnya.
Pendapatan dan Laba
| Keterangan | Nilai |
|---|---|
| Pendapatan | Rp1,446 triliun |
| Laba Bersih | Rp89 miliar |
| Pertumbuhan Pendapatan | 35 % |
Lonjakan pendapatan terutama didorong oleh peningkatan volume penjualan di segmen energi terbarukan dan layanan infrastruktur. Margin laba bersih yang kembali positif menunjukkan perbaikan operasional dan efisiensi biaya.
Proyeksi Harga Saham
Berbagai analis pasar modal menilai bahwa SSIA memiliki potensi kenaikan harga saham yang signifikan. Target harga rata-rata yang diberikan oleh analis berada di kisaran Rp3.000 per lembar, menandakan ekspektasi pertumbuhan nilai perusahaan yang kuat di tengah kondisi makroekonomi yang mendukung.
Jika target tersebut tercapai, nilai kapitalisasi pasar SSIA dapat mendekati level tertinggi dalam lima tahun terakhir, memberi peluang menarik bagi investor institusional maupun ritel.
Secara keseluruhan, laporan keuangan 1Q26 memperkuat persepsi positif terhadap prospek SSIA di pasar modal Indonesia.











