Keuangan.id – 12 April 2026 | Bank Syariah Indonesia (BSI) kembali menunjukkan komitmen kuatnya dalam mempercepat transformasi digital dengan menonjolkan inisiatif lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG). Lewat platform digital BYOND, BSI berhasil menarik minat nasabah baru, terutama generasi muda, dengan pertumbuhan pengguna mencapai 197% dibandingkan tahun sebelumnya.
Data internal BSI mencatat bahwa total nasabah kini telah menyentuh angka 23 juta, dimana mayoritas berada pada rentang usia 18-35 tahun. Lonjakan ini sejalan dengan strategi BSI yang menempatkan ESG sebagai inti layanan digital, menjadikannya nilai jual utama bagi konsumen yang semakin peduli terhadap keberlanjutan.
Faktor-faktor utama yang mendorong pertumbuhan BYOND
- Fokus ESG: Integrasi fitur pelaporan dampak lingkungan dan sosial langsung dalam aplikasi, memungkinkan nasabah memantau jejak karbon serta kontribusi sosial mereka.
- Pengalaman pengguna (UX) yang intuitif: Antarmuka yang sederhana, proses pembukaan rekening yang dapat diselesaikan dalam hitungan menit, serta layanan chat berbasis AI.
- Program insentif: Cashback, poin reward, dan penawaran khusus bagi nasabah yang berinvestasi pada produk keuangan berkelanjutan.
- Kampanye media sosial: Kolaborasi dengan influencer muda dan konten edukatif mengenai ESG yang tersebar luas di platform TikTok, Instagram, dan YouTube.
Statistik pertumbuhan pengguna BYOND
| Tahun | Pengguna Aktif (juta) | Pertumbuhan YoY |
|---|---|---|
| 2022 | 2,1 | – |
| 2023 | 6,2 | 197% |
Dengan pencapaian ini, BSI menargetkan agar jumlah nasabah digitalnya dapat menembus 30 juta pada akhir 2025, sekaligus memperluas portofolio produk ESG‑friendly seperti sukuk hijau dan reksa dana berkelanjutan.
Langkah BSI ini tidak hanya memperkuat posisi bank syariah terbesar di Indonesia dalam arena digital, tetapi juga menegaskan peran penting sektor keuangan dalam mendukung agenda keberlanjutan nasional.
