Keuangan.id – 22 April 2026 | BRI Finance menegaskan strategi baru dalam menyalurkan dana dengan menekankan Pembiayaan Investasi Selektif di tengah ketidakpastian ekonomi global. Pendekatan ini menargetkan sektor-sektor yang dianggap memiliki fundamental kuat dan dapat memberikan stabilitas serta pertumbuhan jangka panjang.
Fokus pada Sektor Fundamental
Bank memperhatikan dua bidang utama: infrastruktur dan energi. Kedua sektor tersebut dianggap tahan terhadap fluktuasi pasar karena didukung oleh kebutuhan dasar masyarakat dan kebijakan pemerintah.
- Infrastruktur – proyek jalan raya, pelabuhan, jaringan transportasi, dan pengembangan wilayah.
- Energi – pembangkit listrik, energi terbarukan, serta fasilitas distribusi energi.
Alasan Pemilihan Pendekatan Selektif
Ketidakpastian global yang dipicu oleh dinamika geopolitik, inflasi yang tinggi, dan perubahan kebijakan moneter menambah risiko bagi investor. Dengan menyeleksi proyek yang memiliki prospek jelas, BRI Finance berupaya meminimalkan risiko gagal bayar serta melindungi likuiditas bank.
Manfaat Bagi Pelaku Usaha
Usaha yang memperoleh Pembiayaan Investasi Selektif dapat menikmati suku bunga kompetitif, tenor yang fleksibel, serta dukungan analisis risiko yang mendalam. Hal ini diharapkan mendorong percepatan realisasi proyek dan peningkatan daya saing industri nasional.
Prospek ke Depan
BRI Finance berencana memperluas portofolio investasi dengan menambahkan proyek-proyek berkelanjutan yang selaras dengan agenda pembangunan hijau. Dengan kebijakan yang responsif terhadap kondisi makroekonomi, bank berharap dapat tetap menjadi mitra utama pembiayaan investasi di Indonesia.











