Keuangan.id – 11 April 2026 | PT T BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance) melaporkan lonjakan signifikan pada penyaluran pembiayaan selama kuartal pertama tahun 2026. Pertumbuhan sebesar 131,53% menunjukkan pemulihan kuat setelah periode sebelumnya yang terdampak oleh ketidakstabilan pasar.
Berikut ringkasan kinerja pembiayaan BRI Finance pada kuartal I-2026 dibandingkan dengan kuartal I-2025:
| Periode | Pembiayaan (miliar Rupiah) | Pertumbuhan YoY |
|---|---|---|
| Kuartal I 2025 | 1.200 | – |
| Kuartal I 2026 | 2.777 | +131,53% |
Faktor-faktor utama yang mendorong peningkatan tersebut antara lain:
- Kembalinya kepercayaan konsumen setelah stabilnya permintaan di pasar otomotif dan perumahan.
- Penyesuaian kebijakan kredit yang lebih fleksibel, termasuk penurunan suku bunga acuan.
- Penerapan teknologi digital dalam proses persetujuan dan pencairan pembiayaan, mempercepat layanan kepada nasabah.
- Ekspansi jaringan cabang dan mitra penyalur di wilayah-wilayah dengan pertumbuhan ekonomi tinggi.
Analisis internal BRI Finance menunjukkan bahwa segmen kendaraan bermotor tetap menjadi pendorong utama, menyumbang sekitar 58% dari total pembiayaan. Sektor properti menempati posisi kedua dengan kontribusi 27%, sementara pembiayaan usaha kecil dan menengah (UKM) mencatat pertumbuhan tercepat meski masih dalam persentase yang lebih kecil.
Prospek ke depan diperkirakan tetap positif. Manajemen menargetkan pertumbuhan pembiayaan tahunan sekitar 30-35% selama sisa tahun 2026, dengan fokus pada digitalisasi layanan, peningkatan kualitas portofolio, dan mitigasi risiko kredit melalui penilaian yang lebih ketat.
Dengan pencapaian ini, BRI Finance memperkuat posisinya sebagai salah satu lembaga pembiayaan terkemuka di Indonesia, sekaligus mendukung agenda pemerintah untuk memperluas inklusi keuangan di seluruh lapisan masyarakat.











