Keuangan.id – 01 April 2026 | Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank Danamon Indonesia Tbk yang dilaksanakan pada 31 Maret 2026 menyetujui pergantian pimpinan tertinggi bank. Dewan komisaris memutuskan mengangkat Nobuya Kawasaki sebagai Direktur Utama, menggantikan Daisuke Ejima.
Keputusan ini menegaskan bahwa posisi direktur utama tetap dipegang oleh figur asal Jepang, menandakan kesinambungan kepemimpinan asing di Danamon. Pengangkatan Kawasaki telah mendapat persetujuan Otoritas Jasa Keuangan melalui surat OJK No. SR-135/PB.13/2026 dan keputusan Dewan Komisioner OJK No. KEPR-6/D.03/2026.
Selain itu, RUPST menyetujui susunan direksi dan komisaris baru, antara lain:
- Direktur: Herry Hykmanto
- Direktur: Rita Mirasari
- Direktur: Dadi Budiana
- Direktur: Thomas Sudarma
- Direktur: Jin Yoshida
- Direktur: Yenny Siswanto
Di dewan komisaris, Muliadi Rahardja ditetapkan sebagai Komisaris Independen dan Takeo Shimotsu sebagai Komisaris, keduanya akan aktif setelah mendapat persetujuan OJK.
Komisaris Utama Yasushi Itagaki menyatakan bahwa agenda RUPST mencerminkan penerapan tata kelola perusahaan yang baik dan akan mendukung strategi pertumbuhan bank untuk menjaga kepercayaan nasabah serta kontribusi pada sektor keuangan nasional.
Rincian susunan dewan komisaris dan direksi hasil RUPST 2026:
- Komisaris Utama: Yasushi Itagaki
- Wakil Komisaris Utama (Independen): Halim Alamsyah
- Komisaris: Dan Harsono
- Komisaris: Takeo Shimotsu
- Komisaris Independen: Hedy Maria Helena Lapian
- Komisaris Independen: Muliadi Rahardja
- Direktur Utama: Nobuya Kawasaki
- Direktur: Herry Hykmanto
- Direktur: Rita Mirasari
- Direktur: Dadi Budiana
- Direktur: Thomas Sudarma
- Direktur: Jin Yoshida
- Direktur: Yenny Siswanto
Rapat juga menetapkan dividen tunai sebesar Rp142,19 per saham, setara dengan sekitar Rp1,4 triliun atau 35% dari laba bersih setelah pajak tahun 2025 yang tercatat Rp4,0 triliun.
Dengan struktur kepemimpinan baru dan kebijakan dividen yang menarik, Danamon menegaskan komitmennya untuk terus menjadi penyedia solusi finansial bagi nasabah dan berperan aktif dalam perekonomian Indonesia.











