Keuangan.id – 18 April 2026 | Pasar kripto kembali menunjukkan volatilitas tinggi pada pertengahan April 2026. Bitcoin, mata uang kripto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar, sempat menembus zona psikologis penting di bawah USD 77.000 sebelum kembali menguat melewati level tersebut. Dinamika harga ini dipengaruhi oleh kombinasi faktor makroekonomi, sentimen risiko, serta peristiwa geopolitik yang melibatkan jalur perdagangan strategis Selat Hormuz.
Tekanan Risiko dan Penurunan Harga di Bawah USD 77.000
Awal pekan ini, Bitcoin turun ke level terendah intraday sebesar USD 76.624, mencatat penurunan sekitar 3,2% dari harga pembukaan pekan. Penurunan ini dipicu oleh sentimen penghindaran risiko yang meluas di kalangan investor, terutama setelah aksi jual besar-besaran di pasar saham dan aset berisiko lainnya. Indeks Ketakutan dan Keserakahan (Fear & Greed Index) beralih ke zona “Ketakutan Ekstrem”, menandakan tekanan jual yang kuat.
Volume perdagangan 24 jam mencapai sekitar USD 64,7 miliar, jauh di atas rata‑rata harian beberapa minggu terakhir. Lonjakan volume ini mengindikasikan likuidasi posisi stop‑loss secara massal, bukan penurunan harga yang terjadi secara bertahap. Pada saat data diambil, Bitcoin diperdagangkan kembali di sekitar USD 77.125, menunjukkan pemulihan singkat namun belum menembus kembali zona dukungan kuat di USD 77.000.
Pengaruh Geopolitik: Selat Hormuz Dibuka Kembali
Seiring berjalannya hari, situasi geopolitik memberikan suntikan positif bagi pasar kripto. Iran mengumumkan pembukaan penuh Selat Hormuz untuk lalu lintas komersial, menyusul gencatan senjata antara Israel dan Lebanon. Selat Hormuz merupakan jalur penting bagi distribusi minyak mentah dunia, dan penutupannya sebelumnya telah menimbulkan kekhawatiran pasokan serta meningkatkan volatilitas harga komoditas.
Pengumuman tersebut langsung memengaruhi sentimen pasar global. Harga minyak turun, dolar AS melemah, sementara aset berisiko seperti saham dan kripto mengalami kenaikan. Bitcoin merespons dengan melesat 3,3% menjadi USD 77.419, menandai kenaikan sekitar enam persen dalam satu minggu. Kenaikan ini mencerminkan ekspektasi bahwa pemulihan jalur perdagangan akan menurunkan tekanan inflasi energi dan mengembalikan likuiditas ke pasar keuangan.
Data Harga Terkini dan Perbandingan dengan Altcoin
| Asset | Harga (USD) | Perubahan (%) |
|---|---|---|
| Bitcoin (BTC) | 77,152.00 | +3,4 |
| Ethereum (ETH) | 2,430.05 | +3,8 |
| XRP | 1.48 | +2,5 |
| Solana (SOL) | 88.32 | +0,3 |
| Cardano (ADA) | 0.2577 | +1,0 |
| Dogecoin (DOGE) | 0.00000628 | +1,8 |
Data di atas menggambarkan bahwa kenaikan Bitcoin tidak bersifat terisolasi; mayoritas altcoin utama juga mencatat kenaikan positif pada hari yang sama, mencerminkan sentimen bullish menyeluruh di pasar kripto.
Pengawasan Regulator dan ETF Coinbase
Sementara pasar bergejolak, regulator Amerika Serikat memperketat pengawasan terhadap produk berbasis kripto. Coinbase mengajukan permohonan ETF Bitcoin dengan nilai aset yang diproyeksikan mencapai USD 77 miliar. Namun, otoritas pasar modal mengeluarkan peringatan terkait potensi risiko likuiditas dan volatilitas tinggi, yang menambah lapisan ketidakpastian bagi investor institusional.
Walaupun demikian, ekspektasi bahwa ETF tersebut akan meningkatkan akses institusi ke Bitcoin tetap kuat, dan bila disetujui dapat menjadi katalis tambahan bagi kenaikan harga jangka menengah.
Secara keseluruhan, pergerakan Bitcoin pada minggu ini mencerminkan interaksi kompleks antara faktor makroekonomi, sentimen risiko, dan peristiwa geopolitik. Tekanan jual awal minggu menurunkan harga ke zona psikologis penting, namun pembukaan Selat Hormuz serta prospek ETF Coinbase berhasil memulihkan kepercayaan investor, mendorong harga kembali ke atas USD 77.000.
Investor yang menilai pasar kripto masih dalam fase penyesuaian harus memperhatikan indikator volatilitas, volume perdagangan, serta perkembangan regulasi yang dapat memengaruhi likuiditas. Sementara itu, dinamika geopolitik yang memengaruhi jalur perdagangan energi global tetap menjadi faktor kunci yang dapat mengubah arah pasar dalam waktu singkat.
