Keuangan.id – 12 April 2026 | Bank Indonesia (BI) merilis hasil survei kepercayaan konsumen yang menegaskan bahwa rasa optimisme publik terhadap kondisi ekonomi dalam negeri masih berada pada level yang kuat. Survei ini menilai persepsi masyarakat tentang faktor‑faktor utama seperti lapangan kerja, inflasi, dan prospek pendapatan.
Berikut beberapa temuan penting dari survei tersebut:
- Indeks Kepercayaan Konsumen (Consumer Confidence Index) tetap berada di kisaran tinggi meskipun terdapat tekanan inflasi global.
- Mayoritas responden menyatakan bahwa mereka merasa aman dalam hal pekerjaan dan pendapatan, meski harga barang konsumsi naik.
- Harapan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional tetap positif, dengan banyak konsumen mengantisipasi peningkatan kesempatan investasi dan konsumsi.
Beberapa faktor yang menjadi penyokong keyakinan kuat tersebut antara lain kebijakan moneter yang stabil, upaya pemerintah dalam menstabilkan harga pangan, serta peningkatan sektor ekspor yang memberikan dampak positif pada penciptaan lapangan kerja. Selain itu, program stimulus fiskal yang ditujukan bagi rumah tangga berpenghasilan rendah juga berperan dalam menjaga daya beli masyarakat.
Namun, survei juga mencatat beberapa kekhawatiran. Inflasi yang masih berada di atas target jangka pendek menjadi perhatian utama, terutama bagi konsumen yang mengandalkan pengeluaran rutin. Selain itu, ketidakpastian kondisi geopolitik dunia dapat memengaruhi sentimen pasar modal dan arus investasi asing.
BI menegaskan bahwa meskipun tantangan tetap ada, fondasi ekonomi domestik yang kuat—ditandai dengan pertumbuhan sektor industri, peningkatan produksi barang dalam negeri, dan stabilitas nilai tukar—memberikan ruang bagi kebijakan moneter yang tetap mendukung pertumbuhan tanpa harus melakukan pengetatan berlebihan.
Ke depan, Bank Indonesia berkomitmen untuk terus memantau dinamika pasar, menjaga likuiditas, serta menyesuaikan kebijakan suku bunga bila diperlukan, guna memastikan bahwa kepercayaan konsumen tidak terganggu dan ekonomi nasional dapat terus melaju pada jalur pertumbuhan yang berkelanjutan.











