Berita  

Begal Brutal Sasaran Petugas Damkar di Gambir: 5 Penjahat Ditangkap, 4 Masih Diburu

Begal Brutal Sasaran Petugas Damkar di Gambir: 5 Penjahat Ditangkap, 4 Masih Diburu
Begal Brutal Sasaran Petugas Damkar di Gambir: 5 Penjahat Ditangkap, 4 Masih Diburu

Keuangan.id – 15 April 2026 | Jakarta, 14 April 2026 – Sebuah aksi begal sadis menyerang petugas pemadam kebakaran (damkar) di kawasan Gambir, Jakarta Pusat, menggemparkan publik. Korban, Bimo Margo Hutomo, 30 tahun, mengalami luka kepala, lecet wajah, dan pergelangan tangan setelah dipukuli, direndahkan batu, serta motor dan ponselnya dirampas oleh sekelompok preman. Kejadian terjadi pada Kamis dini hari, 2 April 2026, sekitar pukul 03.00 WIB di Jalan KH Hasyim Ashari, Cideng, Gambir.

Menurut keterangan Pelaksana Tugas Kepala Unit Reskrim Kriminal Polsek Gambir, Iptu Heri Moko, korban baru saja pulang dari rumah temannya ketika tiba-tiba dikepung oleh empat hingga lima orang yang menodongkan senjata tumpul. Para pelaku menendang, memukul, hingga menabrak korban dengan kendaraan. Selanjutnya motor dan handphone korban dibawa kabur. Korban dilarikan ke RS Tarakan untuk perawatan luka ringan.

Penangkapan Lima Pelaku di Pluit

Hasil penyelidikan intensif Tim Reskrim Polda Metro Jaya bersama Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat berhasil mengidentifikasi lima tersangka utama. Pada Senin, 13 April 2026, sekitar pukul 23.00 WIB, kelima tersangka—F (30), RS (19), TA (20), R (21), dan RA (24)—ditangkap di sebuah hotel di kawasan Pluit, Jakarta Utara. Penangkapan dilakukan oleh tim gabungan yang dipimpin Kanit Resmob AKP Rasid dan Kanit Ranmor Iptu Hutagaol.

Para tersangka memiliki peran berbeda dalam aksi keji tersebut:

  • F: Mengemudi kendaraan yang menabrak korban.
  • RS dan TA: Memukul dan menendang korban dengan benda tumpul.
  • R: Mengambil barang milik korban, termasuk motor dan ponsel.
  • RA: Memantau situasi sekitar untuk mengantisipasi intervensi aparat.

Kelima pelaku kini berada dalam pemeriksaan intensif. Polisi menyita sejumlah barang bukti, termasuk pakaian yang diperkirakan dipakai saat aksi, serta rekaman CCTV yang memperkuat identitas tersangka.

Empat Pelaku Lain Masih Buron

Selain lima pelaku yang telah ditangkap, pihak kepolisian mengungkap masih ada empat orang lain yang diduga kuat terlibat dalam pemukulan dan pencurian motor korban. Identitas keempat tersangka tersebut sudah dikantongi, namun belum berhasil ditangkap. Mereka kini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dan terus diburu oleh tim gabungan Polri.

Kombes Budi Hermanto, Kabid Humas Polda Metro Jaya, menegaskan komitmen tegas terhadap aksi kejahatan jalanan. “Setiap tindak pidana yang meresahkan masyarakat akan kami tindak tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujarnya. Ia juga mengimbau masyarakat untuk melaporkan setiap tindakan kriminal melalui layanan 110 demi memperkuat upaya keamanan kota.

Reaksi Masyarakat dan Upaya Pencegahan

Video insiden yang beredar di media sosial menimbulkan keprihatinan luas. Netizen mengkritik keras keamanan malam hari di kawasan pusat kota dan menuntut peningkatan patroli polisi. Pihak kepolisian menanggapi dengan meningkatkan kehadiran unit patroli di titik rawan serta memperluas penggunaan kamera pengawas di area publik.

Polisi juga menegaskan bahwa korban sudah menerima perawatan medis yang diperlukan. “Dari keterangan pihak rumah sakit, korban dirawat karena luka kepala ringan dan luka-luka sekunder pada wajah serta tangan,” jelas Iptu Heri Moko. “Kami akan terus memantau kondisi kesehatan korban hingga pulih sepenuhnya.”

Kasus ini menjadi peringatan keras bagi petugas layanan publik yang menjalankan tugas di luar jam kerja. Polda Metro Jaya berjanji akan meninjau kembali protokol keamanan bagi petugas lapangan, termasuk penyediaan perlengkapan pelindung dan koordinasi lebih intensif dengan satuan lalu lintas.

Dengan lima pelaku sudah berada di tangan hukum dan empat lainnya masih dalam pemburuan, harapan besar ditempatkan pada proses peradilan yang adil serta langkah preventif yang lebih kuat. Kejadian ini sekaligus menegaskan pentingnya kewaspadaan bersama antara aparat keamanan dan warga dalam menjaga ketertiban dan keselamatan di ruang publik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *