Barclays Revisi Harga Minyak 2026, ini Alasannya

Barclays Revisi Harga Minyak 2026, ini Alasannya
Barclays Revisi Harga Minyak 2026, ini Alasannya

Keuangan.id – 03 Mei 2026 | Bank investasi Barclays baru-baru ini memperbaharui proyeksi harga minyak untuk tahun 2026. Menurut analisis internal, target Brent diperkirakan akan mencapai US$100 per barel, dengan skenario terburuk dapat menembus US$110.

Faktor utama yang memicu revisi

  • Krisis geopolitik di Selat Hormuz – wilayah strategis ini menyumbang sebagian besar pasokan minyak dunia. Ketegangan baru-baru ini meningkatkan risiko gangguan aliran minyak.
  • Peningkatan permintaan global – pemulihan ekonomi pasca‑pandemi mempercepat konsumsi energi, khususnya di negara‑negara berkembang.
  • Ketidakpastian pasokan – produksi dari beberapa ladang utama diperkirakan menurun karena kebijakan produksi OPEC+ dan investasi yang belum optimal.

Barclays menilai bahwa jika gangguan di Selat Hormuz berlanjut, pasar dapat mengantisipasi lonjakan harga hingga US$110 per barel. Investor disarankan untuk memantau perkembangan geopolitik serta data inventaris minyak global sebagai indikator pergerakan selanjutnya.

Revisi ini menegaskan kembali pentingnya diversifikasi portofolio energi dan kesiapan menghadapi volatilitas pasar minyak yang dipengaruhi oleh faktor geopolitik.

Exit mobile version