Keuangan.id – 22 April 2026 | Semifinal AFF U-17 2026 berlangsung pada Rabu, 22 April 2026 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo. Dua pertandingan semifinal menjadi sorotan utama, dengan laga antara Laos melawan Malaysia dibuka pukul 15.30 WIB, diikuti oleh konfrontasi klasik antara Vietnam dan Australia pada pukul 19.30 WIB.
Timnas U-17 Australia, yang dikenal dengan julukan “The Joeys”, memasuki babak semifinal dengan catatan kemenangan 100% di fase grup. Di Grup C, mereka mengalahkan Brunei 12-0, Singapura 1-0, dan Kamboja 2-0, mencetak total 15 gol tanpa kebobolan. Pelatih Carl Veart menekankan pentingnya konsistensi defensif dan serangan yang terorganisir.
Vietnam, di sisi lain, menempati posisi juara Grup A setelah mengumpulkan dua kemenangan telak melawan Malaysia (4-0) dan Timor Leste (14-0), serta satu hasil imbang 0-0 melawan Indonesia. Tim mereka mencetak 14 gol dan juga belum kebobolan. Pelatih Cristiano Roland secara terbuka menyatakan bahwa Australia merupakan lawan paling tangguh dalam turnamen ini, namun ia yakin timnya siap memberikan perlawanan sengit.
Statistik Perbandingan Kedua Tim
| Aspek | Australia | Vietnam |
|---|---|---|
| Gol Grup | 15 | 14 |
| Kebobolan | 0 | 0 |
| Raih Gelar | 3 (2008, 2016, 2024) | 1 (2023) |
| Head Coach | Carl Veart | Cristiano Roland |
Kedua tim memiliki pertahanan yang kokoh dan serangan yang produktif, sehingga banyak pengamat memperkirakan bahwa pertemuan mereka seharusnya terjadi di final. Namun, jadwal turnamen menuntut mereka bertemu di semifinal, menjadikan laga ini penentu utama siapa yang akan melaju ke final melawan pemenang laga Laos vs Malaysia.
Setelah pertandingan Laos melawan Malaysia berakhir dengan kemenangan 3-0 untuk Malaysia, fokus beralih sepenuhnya ke duel Vietnam-Australia. Kedua skuad diprediksi akan memanfaatkan kecepatan sayap, kreativitas lini tengah, serta ketajaman striker untuk mencetak gol. Australia mengandalkan striker muda yang telah mencetak beberapa gol di fase grup, sementara Vietnam menaruh harapan pada gelandang serang yang mampu membuka ruang.
Reaksi Pelatih dan Harapan Kedua Tim
Pelatih Australia, Carl Veart, dalam konferensi pers pra-laga mengatakan, “Kami telah mempelajari kekuatan Vietnam secara detail. Mereka memiliki lini serang yang cepat dan taktik yang disiplin. Kami harus tetap fokus dan memanfaatkan peluang yang ada.” Sementara Cristiano Roland menambahkan, “Kami menghormati pencapaian Australia, namun tim kami berada dalam kondisi mental yang tinggi. Kami siap memberikan permainan terbaik dan membuktikan bahwa kami layak menjadi juara.”
Jika Australia berhasil mengalahkan Vietnam, mereka akan melanjutkan tradisi sebagai juara bertahan, mengingat kemenangan mereka pada tahun 2024. Sebaliknya, kemenangan Vietnam akan menandai kebangkitan sepak bola Asia Tenggara, terutama setelah mengalahkan tim-tim kuat di fase grup.
Para pendukung kedua negara diprediksi akan hadir dalam jumlah besar, menciptakan atmosfer meriah di stadion. Penyelenggaraan semifinal ini juga disiarkan secara langsung melalui platform Vidio, memungkinkan jutaan penonton di seluruh wilayah ASEAN mengikuti aksi secara real time.
Secara keseluruhan, Semifinal AFF U-17 2026 menjanjikan pertandingan yang penuh taktik, kecepatan, dan semangat juang. Kedua tim berada pada puncak performa, dan hasil akhir akan sangat bergantung pada eksekusi di lapangan serta kemampuan mengelola tekanan pada menit-menit krusial.
Dengan kemenangan, tim yang melaju ke final akan menghadapi pemenang laga Laos vs Malaysia, yang juga menunjukkan performa impresif. Pertarungan akhir diprediksi akan menjadi pertarungan antara pengalaman dan keberanian, menutup turnamen dengan finale yang tak terlupakan.
Penutup, pertandingan semifinal ini tidak hanya menentukan siapa yang akan melaju ke final, tetapi juga menjadi cerminan perkembangan sepak bola usia muda di kawasan ASEAN. Kedua tim menunjukkan standar tinggi, dan penggemar dapat menantikan final yang akan mengukir sejarah baru dalam AFF U-17.
