Keuangan.id – 19 April 2026 | Asippindo, Asosiasi Penjaminan Perusahaan Indonesia, baru-baru ini memaparkan sejumlah tantangan Jamkrida yang dihadapi di tengah dinamika ekonomi nasional.
Tantangan Utama
- Tekanan likuiditas akibat penurunan pendapatan dan peningkatan klaim.
- Regulasi yang semakin ketat, termasuk persyaratan modal dan laporan keuangan.
- Kebutuhan pendanaan untuk memperluas jaringan penjaminan di daerah.
- Persaingan dengan lembaga keuangan non‑bank yang menawarkan produk serupa.
Selain itu, Jamkrida harus menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi finansial yang menuntut digitalisasi proses penjaminan.
Strategi Mengatasi
Asippindo menyarankan beberapa langkah strategis, antara lain meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat manajemen risiko, serta memperluas kerja sama dengan pemerintah daerah dan institusi keuangan.











