Keuangan.id – 02 Mei 2026 | Investor asing menunjukkan aksi penjualan intensif terhadap saham KIJA pada akhir pekan 27‑30 April 2026. Volume penjualan diperkirakan mencapai miliaran rupiah, memicu tekanan turun pada harga saham.
Broker lokal BK dan AK tercatat sebagai penjual terbesar dalam periode tersebut. Kedua broker tersebut masing‑masing menyalurkan jutaan lembar saham ke pasar, meningkatkan likuiditas jual.
Reaksi pasar
Akibat aksi jual tersebut, indeks terkait sektor properti mengalami penurunan, dan saham Jababeka (JAB) meluncur turun 3,74 % pada penutupan hari terakhir. Penurunan ini mencerminkan kekhawatiran investor terhadap sentimen negatif yang dibawa oleh aksi jual asing.
Faktor pendorong
- Penyesuaian portofolio oleh dana asing menjelang akhir kuartal.
- Kekhawatiran atas kebijakan moneter dan nilai tukar.
- Evaluasi ulang eksposur terhadap sektor infrastruktur.
Analisis pasar memperkirakan bahwa aksi jual saham KIJA ini dapat berlanjut jika sentimen global tidak berubah. Investor domestik disarankan untuk memantau pergerakan likuiditas dan menyesuaikan strategi mereka.











