Keuangan.id – 02 Mei 2026 | Robert Lewandowski kini menjadi topik hangat di dunia sepak bola internasional setelah kontraknya dengan Barcelona akan berakhir pada akhir Juni 2026.
Pelatih Bayern Munich sebelumnya, Hansi Flick, mengungkapkan bahwa ia dan Lewandowski sempat membahas masa depan sang striker di Barcelona, namun tidak ada keputusan final yang diambil. Flick menilai kualitas Lewandowski masih berada pada puncak, meski usianya mendekati 38 tahun.
Barcelona menatap pengganti potensial
Sementara klub Spanyol itu menilai Lewandowski sebagai pemain berpengalaman, mereka juga mengamati dua nama muda untuk mengisi kekosongan di lini depan: Joao Pedro dari Watford dan Alexander Sorloth yang baru saja bergabung dari Crystal Palace. Kedua pemain tersebut dipandang mampu memberikan energi baru dan menambah variasi serangan Barcelona.
Minat Manchester United
Di sisi lain, Manchester United telah menaruh mata pada peluang gratis yang ditawarkan oleh situasi kontrak Lewandowski. Jika Barcelona membiarkan pemain berusia 37 tahun ini pergi tanpa biaya transfer, United dapat menandatangani pra-kontrak segera setelah pengumuman resmi. Menurut laporan, United melihat Lewandowski tidak hanya sebagai penambah gol, tetapi juga sebagai mentor bagi striker muda mereka, Benjamin Sesko, yang sedang mengalami cedera.
Statistik Lewandowski tetap mengesankan: 716 gol dalam 1.029 penampilan profesional, 17 gol dan empat assist dalam 41 pertandingan musim ini. Keberhasilan tersebut menjadikannya salah satu penyerang paling produktif dalam sejarah sepak bola modern.
Faktor-faktor yang memengaruhi keputusan
- Usia dan kebugaran: Mendekati usia 38 tahun, Lewandowski masih menunjukkan performa tinggi, namun klub harus mempertimbangkan jangka panjang.
- Absennya Polandia di Piala Dunia 2026: Tanpa beban kompetisi internasional, pemain dapat fokus pada pre‑season penuh bersama tim barunya.
- Keinginan pribadi: Lewandowski pernah menyatakan keinginannya untuk bermain di Old Trafford, mengingat kecintaannya pada sejarah Manchester United.
Jika Lewandowski memilih Barcelona, ia kemungkinan akan menutup kariernya di klub yang belum pernah ia menjuarai La Liga, namun tetap dapat menambah trofi domestik. Sebaliknya, kepindahan ke Manchester United akan menambah catatan di Premier League dan memperkuat ambisi United untuk kembali ke puncak kompetisi Eropa.
Dalam skenario terburuk, keduanya tidak mencapai kesepakatan dan Lewandowski menjadi agen bebas, membuka peluang bagi klub-klub lain di Serie A atau Ligue 1 untuk bersaing. Namun, dengan tawaran menarik dari United dan minat Barcelona untuk menghemat beban gaji, kemungkinan transfer gratis tetap menjadi jalur yang paling realistis.
Dengan semua faktor yang berperan, masa depan Robert Lewandowski akan menjadi sorotan utama menjelang penutupan bursa transfer musim panas. Apapun keputusan akhir, jejaknya sebagai salah satu penyerang terhebat era modern sudah terukir kuat dalam sejarah sepak bola.











