Keuangan.id – 21 April 2026 | Indeks rata‑rata pendapatan per pengguna (ARPU) sektor telekomunikasi menunjukkan pergerakan positif pada kuartal I 2026. Meskipun kenaikannya tipis, perbedaan kinerja antara operator utama cukup mencolok.
Performa EXCL
PT Excelindo Telekomunikasi (EXCL) mencatat pertumbuhan ARPU tercepat, naik sekitar 4,5 % dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan ini dipicu oleh peluncuran paket data premium dan peningkatan penjualan layanan nilai tambah.
Stabilitas ISAT dan TLKM
Sementara itu, PT Indosat Tbk (ISAT) dan PT Telkom Indonesia (TLKM) mempertahankan ARPU yang relatif stabil, masing‑masing hanya mengalami kenaikan marginal 0,8 % dan 0,5 %. Kedua perusahaan masih mengandalkan basis pelanggan yang besar namun mengalami tekanan kompetitif.
Data ARPU Kuartal I 2026
| Operator | ARPU (Rp) | Perubahan YoY |
|---|---|---|
| EXCL | 9.200 | +4,5 % |
| ISAT | 8.750 | +0,8 % |
| TLKM | 9.050 | +0,5 % |
Faktor utama yang memengaruhi pergerakan ARPU meliputi:
- Peningkatan adopsi layanan 5G dan paket data berkecepatan tinggi.
- Strategi bundling layanan digital seperti streaming dan fintech.
- Persaingan harga yang ketat di segmen prabayar.
Ke depan, para analis memperkirakan ARPU akan terus tumbuh secara bertahap seiring penetrasi 5G yang semakin meluas dan diversifikasi layanan digital. Namun, tekanan persaingan dan regulasi tarif masih menjadi tantangan bagi semua operator.











