Berita  

Apple Tingkatkan Penggunaan Bahan Daur Ulang: 30% Produk 2025 & Komitmen Energi Hijau

Apple Tingkatkan Penggunaan Bahan Daur Ulang: 30% Produk 2025 & Komitmen Energi Hijau
Apple Tingkatkan Penggunaan Bahan Daur Ulang: 30% Produk 2025 & Komitmen Energi Hijau

Keuangan.id – 22 April 2026 | Apple kembali menegaskan komitmen keberlanjutan dengan meningkatkan proporsi bahan daur ulang di seluruh lini produknya. Pada tahun 2025, perusahaan teknologi asal California tersebut berhasil mencatat penggunaan 30% bahan daur ulang Apple pada produk yang dikirim, termasuk kobalt 100% daur ulang untuk semua baterai serta unsur tanah jarang daur ulang pada magnet.

Pencapaian Material Daur Ulang

Berbagai komponen kritis kini mengandalkan sumber daur ulang. Berikut rangkuman utama:

  • Kobalt: 100% daur ulang untuk semua baterai, mengurangi ketergantungan pada tambang baru.
  • Unsur tanah jarang: 100% daur ulang pada magnet yang dipakai di motor perangkat.
  • Serat kemasan: 100% bahan berbasis serat, menghapus plastik dari kemasan sejak 2025.
  • Air: Lebih dari 50% air yang dipakai di kantor, pusat data, dan toko berhasil dipulihkan kembali.

Energi Terbarukan dan Pengurangan Emisi

Program Energi Bersih Pemasok yang dimulai sejak 2015 kini menghasilkan kapasitas energi terbarukan sebesar 20,7 GW pada tahun 2025. Penggunaan energi bersih oleh pemasok naik menjadi 38,3 juta MWh, menghindari lebih dari 26 juta metrik ton CO₂e. Target Apple adalah netral karbon pada seluruh rantai pasok dan siklus hidup produk pada 2030, dengan rencana pengurangan emisi 75% pada tahun yang sama dan 90% pada 2050.

Inisiatif Tambahan untuk Keberlanjutan

Selain material daur ulang, Apple juga melakukan langkah-langkah berikut:

  • Penggantian plastik dalam kemasan secara total pada 2025.
  • Program penghematan energi bersama pemasok yang menyumbang pengurangan 2 juta ton emisi.
  • Upaya pemulihan air untuk mengurangi konsumsi air bersih.

Dampak dan Tantangan Kedepan

Walaupun jejak karbon total Apple tetap lebih rendah 60% dibandingkan 2015, peningkatan emisi pada transportasi produk menahan penurunan total emisi tahunan. Oleh karena itu, perusahaan menekankan perlunya kolaborasi lebih intensif dengan mitra logistik untuk mengoptimalkan rute pengiriman serta mengadopsi bahan bakar rendah karbon.

Keberhasilan penggunaan bahan daur ulang Apple tidak lepas dari dukungan ekosistem digital yang terus berkembang, termasuk kolaborasi dengan institusi pendidikan seperti Apple Developer Academy yang menyiapkan talenta inovatif untuk mengembangkan solusi berkelanjutan.

Dengan target ambisius dan langkah konkret yang sudah diimplementasikan, Apple berupaya menjadikan rantai pasoknya contoh utama industri teknologi dalam mengintegrasikan material daur ulang dan energi terbarukan. Ke depan, perusahaan berjanji akan memperluas penggunaan bahan daur ulang ke seluruh produk, mempercepat transisi energi bersih, dan menurunkan jejak karbon secara menyeluruh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *