Amanda Anisimova: Bintang WTA yang Diuji, Dipuji, dan Siap Menaklukkan Grand Slam

Amanda Anisimova: Bintang WTA yang Diuji, Dipuji, dan Siap Menaklukkan Grand Slam
Amanda Anisimova: Bintang WTA yang Diuji, Dipuji, dan Siap Menaklukkan Grand Slam

Keuangan.id – 13 Maret 2026 | Petenis muda Amerika Amanda Anisimova kembali menjadi sorotan utama dunia tenis setelah penampilannya di Indian Wells 2026 serta pujian yang diberikan oleh mantan finalis Wimbledon, Eugenie Bouchard. Meskipun mengalami kekalahan mengejutkan dari pendatang baru Victoria Mboko, Anisimova tetap dipandang sebagai salah satu kandidat terkuat untuk mengukir gelar Grand Slam pertama dalam kariernya.

Prestasi Terbaru Anisimova

Musim 2025-2026 menandai puncak konsistensi Anisimova. Ia berhasil menembus final Wimbledon 2025 serta final US Open 2025, meski harus menyerah pada lawan-lawan berpengalaman. Penampilan tersebut menegaskan posisinya di antara elit WTA, sejalan dengan rekan-rekannya seperti Aryna Sabalenka, Iga Świątek, dan Jessica Pegula yang juga melaju ke perempat final di Indian Wells.

Tahun Turnamen Hasil
2025 Wimbledon Finalis
2025 US Open Finalis
2024 US Open Finalis

Keberhasilan mencapai final secara beruntun menambah poin klasemen serta meningkatkan kepercayaan diri Anisimova, terutama dalam mengelola tekanan pada set‑penentu.

Penilaian Eugenie Bouchard

Dalam siaran khusus Tennis Channel di Indian Wells, mantan finalis Wimbledon Eugenie Bouchard mengungkapkan pilihannya sebagai pemain WTA terbaik yang belum meraih gelar Grand Slam. “Saya memilih Amanda Anisimova,” kata Bouchard. “Dia telah berada sangat dekat beberapa kali, dengan final di Wimbledon dan US Open tahun lalu. Ia memiliki kekuatan, konsistensi, dan pilihan tembakan yang lebih matang dibandingkan sebelumnya.” Bouchard menilai bahwa Anisimova kini tidak lagi “terlalu berisiko” dalam setiap pukulan, melainkan menyeimbangkan agresivitas dengan kontrol yang lebih baik.

Kekalahan di Indian Wells dan Dampaknya

Namun, perjalanan Anisimova di Indian Wells berakhir lebih awal. Pada babak kedua, ia harus menyerah 6-4, 6-1 dari Victoria Mboko, pemain muda Kanada yang menampilkan tenis agresif dan servis kuat. Statistik pertandingan menunjukkan Anisimova hanya berhasil memenangkan lima ace dan dua double fault, serta kalah pada semua delapan game kembali (return games). Mboko, di sisi lain, mencatat lima ace dan empat double fault, menandakan pergeseran dinamika dalam persaingan generasi muda WTA.

Kekalahan tersebut menimbulkan pertanyaan tentang konsistensi Anisimova di turnamen tingkat 1000, namun para analis menekankan bahwa satu hasil negatif tidak mengurangi potensi jangka panjangnya. Sabalenka, yang mengalahkan Mboko di perempat final, bahkan memuji Mboko sebagai “calon juara Grand Slam,” menegaskan bahwa kompetisi semakin ketat.

Pengaruh Alysia Liu dan Pelajaran dari Olimpiade Musim Dingin

Di luar lapangan, Anisimova mengaku terinspirasi oleh Alysia Liu, seorang atlet snowboarding yang ia saksikan di Olimpiade Musim Dingin 2022. Menurutnya, Liu menunjukkan ketangguhan mental dan kemampuan beradaptasi dalam kondisi ekstrem, hal yang ia coba terapkan dalam tenis. “Menonton Liu membuat saya menyadari pentingnya fokus pada proses, bukan hanya hasil,” ujar Anisimova dalam wawancara singkat yang kemudian dipublikasikan oleh Edge, meskipun detail lengkapnya belum tersedia karena keterbatasan akses.

Prospek Masa Depan

Mengingat pujian dari Bouchard, penampilan konsisten di Grand Slam, serta pelajaran mental dari Liu, prospek Anisimova tampak cerah. Timnya kini fokus pada peningkatan permainan servis kedua dan peningkatan variasi tembakan dari baseline, strategi yang telah terbukti berhasil pada pemain seperti Jessica Pegula. Jika Anisimova dapat mempertahankan keseimbangan antara agresi dan konsistensi, peluangnya untuk meraih gelar Grand Slam pertama semakin besar.

Secara keseluruhan, meski mengalami kemunduran di Indian Wells, Amanda Anisimova tetap berada di garis depan perburuan Grand Slam pertama. Dukungan dari sesama pemain, analisis teknis, dan motivasi mental dari inspirasi luar tenis menjadi faktor kunci yang dapat mengantar ia ke puncak tertinggi tenis dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *