Keuangan.id – 30 April 2026 | Allo Bank memutuskan untuk menurunkan suku bunga deposito secara selektif, sejalan dengan penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI). Kebijakan ini tidak bersifat agresif, melainkan menyesuaikan dengan kondisi pasar dan profil nasabah tertentu.
Allo Bank deposito: strategi penyesuaian bunga
Bank menargetkan penurunan bunga bagi produk deposito berjangka menengah hingga panjang, terutama untuk nasabah dengan saldo relatif lebih kecil. Sementara itu, tingkat bunga tertinggi sebesar 7,5% tetap dipertahankan untuk deposito berjangka satu tahun dengan nilai penempatan minimal yang cukup tinggi.
- Penurunan bunga berlaku pada tenor 3 bulan hingga 12 bulan dengan batas maksimum 6,5%.
- Deposito dengan nilai penempatan di atas Rp500 juta masih dapat menikmati suku bunga 7,5%.
- Nasabah baru dan yang memperpanjang deposito lama akan diberi penawaran sesuai kebijakan ini.
Langkah ini mencerminkan upaya Allo Bank untuk tetap kompetitif tanpa mengorbankan margin keuntungan. Dengan menyesuaikan tingkat bunga secara selektif, bank dapat menarik dana dari segmen premium sekaligus mengurangi biaya dana pada segmen yang lebih sensitif terhadap suku bunga.
Para analis memperkirakan bahwa kebijakan ini akan membantu stabilitas likuiditas bank serta memberi ruang bagi Allo Bank untuk menyesuaikan portofolio kreditnya di tengah tekanan ekonomi makro.











