Keuangan.id – 30 April 2026 | Superbank, salah satu bank digital yang meluncur pada pertengahan 2024, kembali menegaskan kebijakan penetapan suku bunga deposito antara 6% hingga 7,5% per tahun. Keputusan ini menjadi sorotan karena masih berada di level tertinggi dibandingkan bank konvensional.
Alasan utama mempertahankan suku bunga tinggi
- Menarik nasabah baru: Tingkat suku bunga deposito yang kompetitif menjadi daya tarik utama bagi para investor yang mencari alternatif aman dengan imbal hasil lebih baik.
- Strategi diferensiasi: Dengan menonjolkan suku bunga deposito yang lebih tinggi, Superbank berusaha membedakan diri dari kompetitor di pasar perbankan yang semakin jenuh.
- Dukungan likuiditas: Tingginya suku bunga membantu bank mengamankan dana pihak ketiga yang diperlukan untuk memperluas portofolio kredit dan layanan digital.
Dampak bagi nasabah dan pasar
Nasabah yang menempatkan dana dalam bentuk deposito kini dapat menikmati imbal hasil tahunan hingga 7,5%, yang secara signifikan lebih tinggi dari rata-rata suku bunga deposito nasional yang berada di kisaran 4%–5%.
| Rentang Deposito | Suku Bunga (% per tahun) |
|---|---|
| Deposito 1‑3 bulan | 6,0 |
| Deposito 3‑6 bulan | 6,5 |
| Deposito 6‑12 bulan | 7,0 |
| Deposito >12 bulan | 7,5 |
Dengan kebijakan ini, Superbank berharap dapat meningkatkan pangsa pasar deposito digital serta memperkuat posisi keuangan di tengah volatilitas suku bunga global.
Keputusan mempertahankan suku bunga deposito pada level tinggi juga mencerminkan kepercayaan manajemen terhadap stabilitas ekonomi domestik dan prospek pertumbuhan kredit di masa mendatang.











